Berita Banda Aceh
Operasi dari Malam hingga Siang, Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan 11 PMKS
Meski demikian, barang-barang yang ditinggalkan berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP WH Kota Banda Aceh.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Satpol PP WH Kota Banda Aceh menertibkan 11 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam operasi yang berlangsung kurang dari 24 jam, sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) siang.
- Penertiban dilakukan di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi mangkal PMKS di wilayah Kota Banda Aceh.
- Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, menyebutkan, operasi tersebut menyasar beberapa persimpangan utama.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP WH) Kota Banda Aceh menertibkan 11 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam operasi yang berlangsung kurang dari 24 jam, sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) siang.
Penertiban dilakukan di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi mangkal PMKS di wilayah Kota Banda Aceh.
Kepala Satpol PP WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, S.STP, M.Si, menyebutkan, operasi tersebut menyasar beberapa persimpangan utama.
“Di Simpang Surabaya kami mengamankan dua orang, Simpang Jambo Tape empat orang, Simpang Empat Stadion H. Dimurthala dua orang, serta Simpang Lima tiga orang,” ujar Rizal.
Selain itu, petugas juga melakukan penyisiran di kawasan Pos Polantas Simpang Lima. Namun, sejumlah gelandangan di lokasi tersebut sempat melarikan diri sebelum petugas tiba.
Meski demikian, barang-barang yang ditinggalkan berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP WH Kota Banda Aceh.
Baca juga: Satpol PP-WH “Warning” Pemilik Penginapan, Minta Tak Fasilitasi Pelanggaran Syariat di Banda Aceh
Rizal menjelaskan, setelah dilakukan pendataan, seluruh PMKS yang terjaring razia diserahkan ke rumah singgah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Ia menegaskan, Satpol PP WH akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di titik-titik rawan PMKS, baik melalui kegiatan rutin maupun berdasarkan laporan masyarakat.
“Kami menerima berbagai aduan dari masyarakat, baik melalui call center maupun laporan langsung. Setiap laporan pasti kami tindaklanjuti,” katanya.
Menurut Rizal, penanganan PMKS di Kota Banda Aceh saat ini semakin kompleks.
Tidak hanya pengemis dan gelandangan, petugas juga menemukan fenomena manusia silver hingga individu yang mengenakan kostum karakter tertentu untuk menarik perhatian pengguna jalan.
Baca juga: Puluhan Barang Dagangan Ditertibkan di Jalan AMD, Satpol PP-WH Banda Aceh Ingatkan PKL Patuhi Aturan
Meski demikian, ia optimistis permasalahan tersebut dapat ditangani lebih efektif dengan dukungan masyarakat.
Ia kembali mengimbau warga agar tidak memberikan uang maupun makanan kepada PMKS di jalanan.
“Memberi secara langsung justru membuat mereka semakin betah di jalan dan berpotensi mengundang PMKS lainnya,” tegasnya.
Sebagai solusi, masyarakat diimbau menyalurkan infak, sedekah, dan zakat melalui lembaga resmi pemerintah, seperti Baitulmal Kota Banda Aceh, agar bantuan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.(*)
| PT Pema Terus Berbenah, Menata Fondasi Menuju BUMD Masa Depan Aceh |
|
|---|
| Sekda Aceh Tegaskan Pancasila Jadi Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Global |
|
|---|
| PKS Banda Aceh Sembelih 8 Ekor Hewan Kurban, Wujudkan Kepedulian dan Semangat Berbagi |
|
|---|
| Integrasikan AI dan Nilai-Nilai Islam, Dua Mahasiswa USK Harumkan Nama Aceh di Ajang Nasional |
|
|---|
| Idul Adha di Rutan Banda Aceh, Warga Binaan dan Petugas Nikmati Kuah Beulangong Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Petugas-Satpol-PP-WH-Kota-Banda-Aceh-saat-menertibkan-PMKS.jpg)