Berita Aceh Utara
Mahasiswa KKN Unimal Hadirkan Pendidikan Gratis Ilmiah & Demokratis Bagi Sekolah Dasar di Aceh Utara
Mahasiswa Universitas Malikussaleh atau Unimal yang tergabung dalam kelompok 27 KKN menghadirkan program kerja pendidikan gratis berbasis ilmiah
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Mahasiswa KKN Kelompok 27 Unimal menghadirkan program pendidikan gratis berbasis ilmiah dan demokratis bagi murid kelas 1–5 SD di Desa Sulu Barat, Aceh Utara.
- Program ini menerapkan metode belajar menyenangkan, dialogis, dan partisipatif untuk mendorong rasa ingin tahu, keberanian bertanya, serta kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.
- Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu pendampingan belajar di luar jam sekolah.
SERAMBINEWS.COM - Mahasiswa Universitas Malikussaleh atau Unimal yang tergabung dalam kelompok 27 KKN menghadirkan program kerja pendidikan gratis berbasis ilmiah dan demokratis.
Sasarannya murid kelas 1 sampai 5 sekolah dasar di Desa Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Program tersebut dirancang sebagai ruang belajar alternatif ramah anak.
Menggunakan metode pembelajaran menyenangkan, dialogis, dan partisipatif.
Langkat itu lantaran anak-anak usia sekolah dasar perlu mendapatkan pendidikan yang tidak hanya menekankan hafalan.
Tetapi mendorong rasa ingin tahu, keberanian bertanya, serta kemampuan berpikir kritis sejak dini.
Baca juga: Operasi dari Malam hingga Siang, Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan 11 PMKS
Koordinator Kelompok KKN 27 Unimal, Fauzul Hidayat, Minggu (25/1/2026) dalam keterangan tertulis mengatakan pendidikan dasar merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan pola pikir anak.
Mengingat anak-anak sekolah dasar kelas 1 sampai 5 adalah fase awal pembentukan cara berpikir.
"Karena itu, pendekatan ilmiah dan demokratis menjadi penting agar mereka terbiasa belajar secara aktif, berani berpendapat, dan saling menghargai,” kata Fauzul Hidayat.
Kegiatan meliputi pembelajaran dasar membaca, menulis, dan berhitung.
Lalu pengenalan ilmu pengetahuan sederhana, permainan edukatif, serta aktivitas diskusi ringan yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak.
"Dalam setiap proses pembelajaran, anak ditempatkan sebagai subjek aktif, sehingga tercipta suasana belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan," ujarnya.
Baca juga: Iran Nyatakan Siaga Tinggi Hadapi Kepungan Armada Militer AS, Siap Perang Habis-habisan
Disebutkan program Kelompok KKN 27 Unimal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Orang tua menilai kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu dalam mendampingi proses belajar anak-anak, khususnya di luar jam sekolah, serta memberikan motivasi tambahan bagi anak untuk lebih semangat belajar.
Mahasiswa Unimal itu berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat pendidikan dasar anak-anak dan menumbuhkan kesadaran bersama bahwa pendidikan adalah hak setiap anak serta tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Mengingat pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masa depan generasi penerus bangsa melalui pendidikan yang adil, ilmiah dan demokratis. (*)
| Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengungsi Lagi, Puluhan Huntara Porak-Poranda Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| Jaksa Tuntut Terdakwa Kasus Oplosan BBM Setahun Penjara dan Denda Rp 10 Juta |
|
|---|
| Belum Pulih dari Banjir, 58 Huntara di Aceh Utara Rusak Diterpa Angin Kencang |
|
|---|
| 9.178 Ton CPO Diekspor ke India |
|
|---|
| DPRA Dukung Langkah Gubernur Aceh Tunda Persetujuan PoD Lapangan Tangkulo, Dorong Gas Diolah di Arun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KKN-25012026.jpg)