Harga Emas
Harga Emas Naik, Warga Aceh Tamiang Ramai Jual Perhiasan Pascabanjir Bandang
“Rumah rusak, peralatan banyak yang hancur. Jadi emas dijual untuk beli kasur, perabot, dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Harga emas di Aceh Tamiang menunjukkan tren kenaikan signifikan pascabanjir bandang 26 November 2025.
- Per 26 Januari 2026: emas London mencapai Rp 9 juta per mayam, emas kadar 97 persen dijual Rp 8,9 juta per mayam (termasuk ongkos pembuatan) & emas 22 karat Rp 1,8 juta per gram.
- Awal tahun (1 Januari 2026), harga emas masih di kisaran Rp 8,3 juta per mayam.
- Warga menjual emas untuk memenuhi kebutuhan mendesak: memperbaiki rumah rusak, membeli kasur, perabot, dan perlengkapan dasar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pergerakan harga emas di Aceh Tamiang menunjukkan tren kenaikan signifikan, pascabanjir bandang pada 26 November 2025 lalu.
Namun, di tengah lonjakan harga, aktivitas pasar justru didominasi penjualan emas oleh warga terdampak bencana.
Rizky Adrian, karyawan Toko Emas Anugerah di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Kualasimpang, menyebut harga emas per mayam saat ini berada di level tertinggi sejak awal tahun.
Ia menjelaskan, pada 1 Januari 2026 harga emas masih berada di kisaran Rp 8,3 juta per mayam.
Kini, harga emas London telah menyentuh Rp 9 juta per mayam.
“Untuk emas kadar 97 persen kami jual Rp 8,9 juta per mayam, itu sudah termasuk ongkos pembuatan. Kalau emas 22, harganya Rp1,8 juta per gram,” kata Rizky, Senin (26/1/2026).
Meski harga naik, transaksi pembelian emas justru minim.
Sejak hari pertama pasca banjir hingga kini, Rizky menyebut warga lebih banyak menjual perhiasan mereka dibandingkan membeli.
“Dari awal banjir sampai hari ini, yang datang ke toko kebanyakan mau jual, bukan beli,” ujarnya.
Menurut Rizky, kondisi tersebut tak lepas dari dampak langsung banjir bandang yang merusak rumah dan harta benda warga.
Kebutuhan mendesak untuk memperbaiki tempat tinggal dan membeli perlengkapan dasar, membuat emas menjadi pilihan terakhir yang dilepas.
“Rumah rusak, peralatan banyak yang hancur. Jadi emas dijual untuk beli kasur, perabot, dan kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.
Ia berharap, harga emas ke depan bisa kembali stabil agar aktivitas pasar pulih dan tidak terus dibayangi situasi darurat.
“Harapannya harga emas bisa normal lagi seperti biasa, supaya pasarannya juga kembali bagus,” tutup Rizky. (*)
harga emas naik
harga emas hari ini
Harga emas di Aceh Tamiang
Serambinews
Serambinews.com
Aceh Tamiang
| Empat Hari Bertahan, Harga Emas di Abdya Anjlok, Cek Pasaran Harga Emas, 10 Juni 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Perhiasan di Langsa Anjlok, Cek Rinciannya Rabu 10 Juni 2026 |
|
|---|
| Sempat Naik Rp 50 Ribu, Hari Ini 10 Juni 2026, Harga Emas di Pidie Terpuruk |
|
|---|
| Harga Emas di Aceh 10 Juni 2026: Banda Aceh Anjlok Rp190 Ribu per Mayam, Daerah Lain Ikut Ambles |
|
|---|
| Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini Anjlok Parah Rp 150 Ribu, 10 Juni 2026 Dijual Segini Per Mayam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Harga-Emas-di-Aceh-Tamiang.jpg)