Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Saat Tinjau Dampak Banjir, Mendikdasmen Janji Segera Perbaiki Gedung Sekolah Rusak di Aceh Utara

Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau langsung kondisi sejumlah gedung sekolah yang rusak akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Kompas.com/TRIA SUTRISNA
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau langsung kondisi sejumlah gedung sekolah yang rusak akibat bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (28/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen menegaskan komitmen pemerintah untuk segera melakukan perbaikan dan rehabilitasi gedung sekolah agar proses pembelajaran tidak terganggu.

Peninjauan dilakukan di beberapa satuan pendidikan terdampak banjir, di antaranya SMA Negeri 2 Kesuma Bangsa, SMK Negeri 1 Baktiya Barat, SMP Muhammadiyah 7 Panton Labu, serta SD Negeri 9 Tanah Jambo Aye.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan pascabencana.

Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen penuh untuk memastikan tidak ada ketertinggalan pembelajaran meskipun sekolah terdampak bencana.

Baca juga: Menteri Dikdasmen Kunjungan Kerja ke Aceh Utara, Aceh Tengah & Bener Meriah

Menurutnya, perbaikan gedung sekolah, baik yang mengalami kerusakan ringan maupun berat, akan segera ditindaklanjuti.

“Untuk gedung sekolah yang rusak akibat banjir, baik rusak ringan maupun rusak berat, akan segera kita perbaiki. Dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan kerja sama pembangunan dan rehabilitasi sekolah-sekolah di Aceh.

Tahun 2026 menjadi prioritas rehabilitasi, termasuk di Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Bener Meriah,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia menjelaskan, bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, pemerintah akan menyiapkan kelas darurat agar proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung.

Sementara itu, sekolah yang kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk direhabilitasi akan dibangun unit sekolah baru di lokasi yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah dengan dukungan anggaran tahun 2026.

“Sekolah-sekolah yang saat ini masih melakukan pembelajaran di tenda akan dipindahkan ke kelas darurat.

Kami menargetkan pada tahun ajaran baru 2026–2027, sekolah dengan kerusakan ringan dan sedang sudah dapat berfungsi normal kembali, lengkap dengan mebel dan buku pelajaran,” tambahnya.

Baca juga: Bupati Aceh Utara Resmikan Hunian Sementara bagi Ratusan Korban Bencana di Langkahan

Selain perbaikan fisik bangunan, Mendikdasmen juga menegaskan bahwa dana bantuan operasional pendidikan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran darurat, seperti pengadaan buku, laptop, dan sarana pendukung lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Aceh Utara yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Baktiya, dengan total 23 sekolah yang diresmikan pada tahap ini sebagai bagian dari program peningkatan mutu pendidikan.

Apresiasi langkah cepat Kemendikdasmen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved