Berita Aceh Utara
Helikopter Water Bombing Padamkan Api pada Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara
Pemadaman kebakaran tumpukan kayu sisa banjir di Dusun Tumpok Blang, Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Kebakaran tumpukan kayu sisa banjir di Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terus dipadamkan selama tiga hari terakhir dengan bantuan helikopter water bombing.Helikopter mengambil air dari Bendungan Babah Krueng untuk menyiram titik api yang sulit dijangkau petugas karena berada di sela-sela tumpukan kayu berukuran besar.BPBD Aceh Utara juga mengerahkan alat berat untuk membuat parit guna melokalisir api agar tidak menyebar ke desa-desa sekitar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Pemadaman kebakaran tumpukan kayu sisa banjir di Dusun Tumpok Blang, Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, terus dilakukan dalam tiga hari terakhir ini.
Setelah upaya pemadaman melalui jalur darat mengalami kendala, tim penanganan kebakaran akhirnya mengerahkan helikopter water bombing untuk menyiram titik-titik api yang masih membara.
Helikopter water bombing mulai melakukan penyiraman pada Sabtu (30/5/2026). Langkah tersebut diambil karena petugas pemadam kesulitan menjangkau sumber api yang berada di sela-sela tumpukan kayu berukuran besar.
Keuchik Babah Krueng, Mahdi, mengatakan helikopter mengambil air dari Bendungan Babah Krueng yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran sebelum menjatuhkannya ke area yang masih terbakar.
“Helikopter tampak hilir mudik melakukan penyiraman. Asap tebal yang sebelumnya terus mengepul dari area tumpukan kayu perlahan mulai berkurang setelah beberapa kali penyiraman dilakukan,” kata Mahdi
Baca juga: Kebakaran Sisa Kayu Banjir, Mesin Damkar Diseberangkan Pakai Perahu
Menurutnya, kehadiran helikopter water bombing menjadi harapan baru dalam upaya mengendalikan kebakaran yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.
Ia menjelaskan, besarnya volume tumpukan kayu serta kondisi material yang saling bertumpuk membuat api sulit dipadamkan secara total menggunakan metode pemadaman dari darat.
Sejumlah titik api masih terus muncul di bagian dalam tumpukan kayu meski bagian luar terlihat telah padam.
“Operasi penyiraman menggunakan helikopter ini menarik perhatian masyarakat.
Banyak warga yang datang ke lokasi yang dianggap aman untuk melihat langsung aktivitas helikopter saat menjatuhkan air ke titik-titik kebakaran,” ujarnya.
Mahdi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah merespons cepat penanganan kebakaran tersebut.
“Kami menyambut baik langkah pemerintah dan pihak terkait yang mendatangkan helikopter untuk membantu memadamkan kebakaran.
Mudah-mudahan api bisa segera dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” katanya.
Baca juga: Prediksi Pemain Kunci dan Susunan Pemain PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026
Material sisa banjir
Berdasarkan keterangan pemerintah desa, tumpukan kayu yang terbakar merupakan material sisa banjir yang terbawa arus dan kemudian menumpuk di kawasan Dusun Tumpok Blang.
| Kisah Rapa-i Raja Siwah Tanah Pasir Aceh Utara, Penjaga Tradisi Rapa-i Geurimpheng |
|
|---|
| Pengendara Honda CBR Meninggal Tergilas Truk Tangki di Jalan KKA Usai Terjatuh di Tikungan |
|
|---|
| Tiga KK Korban Semburan Lumpur di Lhoksukon Kembali Tempati Rumah, Perbaikan Atap Rampung |
|
|---|
| Soal Surat Gubernur ke BPJS, Akademisi Unimal: Pembukaan Blokir JKA Harus Berdasarkan Dokumen Hukum |
|
|---|
| Krueng Peuto Butuh Tanggul Permanen, Warga Lhoksukon Sudah 4 Kali Terendam Banjir dalam 5 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Helikopter-Water-Bombing-Padamkan-Api-pada-Tumpukan-Kayu-Sisa-Banjir-di-Aceh-Utara-2026.jpg)