Berita Subulussalam
Utang Menumpuk, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kota Subulussalam Tetap Dilantik
"Kita selesaikan utang Pemko, lalu kita berikan uang honor sesuai kemampuan daerah," ujarnya.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Subulussalam, HRB melantik 1.397 PPPK Paruh Waktu.
- HRB menyebut pelantikan ini sebagai buah simalakama: di satu sisi membawa kebahagiaan, namun di sisi lain menambah beban anggaran daerah.
- Ia menegaskan komitmen melunasi utang Pemko Subulussalam hingga 2027, sehingga honor PPPK baru bisa dibayarkan mulai 2028.
- Berdasarkan catatan, utang Pemko Subulussalam mencapai Rp367 miliar, terdiri dari akumulasi defisit 2022–2024 sebesar Rp258 miliar ditambah utang baru 2025 senilai Rp109 miliar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) lantik sebanyak 1.397 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, di halaman kantor wali kota setempat, Kamis (29/1/2026).
Acara itu membuat macet kompleks perkantoran pemerintah kota Subulussalam di kawasan Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri.
Bukan hanya PPPK Paruh Waktu yang hadir, tapi keluarga serta pedagang penuhi arena lokasi pelantikan.
Banyak keluarga bahkan menyiapkan buket bunga sebagai hadiah kepada PPPK yang dilantik.
Tawa serta teriakan kegembiraan meledak ketika Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin (HRB) datang ke barisan PPPK Paruh Waktu, untuk memberikan selamat.
Mereka berebut swafoto dengan wali kota untuk mengabadikan momen yang hanya terjadi seumur hidup.
Baca juga: Pengangkatan Petugas SPPG Jadi ASN PPPK Disorot DPR, Guru Honorer Masih Digaji Rp 200 Ribu
Buah Simalakama
Di satu sisi, pelantikan aparatur sipil negara (ASN) paruh waktu itu merupakan kegembiraan.
Maklum, sudah dinanti bertahun-tahun.
Namun di lain sisi, penambahan jumlah pegawai, tentu menjadi beban anggaran Kota Subulussalam, yang tengah dililit utang ratusan miliar.
Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB) tidak menampik kondisi itu ketika memberikan sambutan usai melantik PPPK Paruh Waktu.
Ia bahkan menyebutnya sebagai buah simalakama.
Sebuah perumpamaan yang menggambarkan berada dalam posisi serba salah.
HRB memulainya dengan mengutip hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi berikanlah upah pekerja sebelum keringatnya kering.
"Ini buah simalakama, nanti kami dituntut bekerja dimana pula upahnya. Kami paham itu, tapi keadaanlah yang berbicara," kata HRB.
Gaji PPPK Paruh Waktu
PPPK Paruh Waktu
Subulussalam Terlilit Utang
Subulussalam
Serambinews.com
Serambinews
pelantikan PPPK
Pelantikan PPPK Paruh Waktu
| BBM Naik, Ongkos Angkutan Subulussalam-Singkil Masih Tetap |
|
|---|
| Ini Saran Mahasiswa Terkait Defist Fiskal Subulussam |
|
|---|
| Keluarga Minang di Subulussalam Sembelih 8 Hewan Kurban, 380 Paket Daging Dibagikan untuk Masyarakat |
|
|---|
| Awas, Dua Kecamatan di Kota Subulussalam Hari Ini Kamis 28 Mei 2026 Hujan Petir |
|
|---|
| Mayoritas Wilayah Subulussalam Hari Ini 25 Mei 2026 Berawan, Satu Kecamatan Cerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ilustrasi-ASN-CPNS-PPPK.jpg)