Berita Banda Aceh
3.706 Mahasiswa USK Terdampak Bencana Dapat Keringanan UKT
USK telah melakukan pendataan ketat yang dimulai sejak tanggal 28 November 2025. Data tersebut melalui proses verifikasi
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi memberikan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam.
- USK telah melakukan pendataan ketat yang dimulai sejak tanggal 28 November 2025. Data tersebut melalui proses verifikasi.
- Berdasarkan data hasil verifikasi, tercatat total mahasiswa USK yang terdampak bencana banjir dan longsor mencapai 3.706 orang.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi memberikan kebijakan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera tahun 2025.
Langkah ini diambil sebagai bentuk solidaritas serta komitmen kampus dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah situasi sulit.
USK telah melakukan pendataan ketat yang dimulai sejak tanggal 28 November 2025. Data tersebut melalui proses verifikasi dan berusaha memastikan bantuan tepat sasaran bagi mahasiswa yang benar-benar terdampak.
Berdasarkan data hasil verifikasi, tercatat total mahasiswa USK yang terdampak bencana banjir dan longsor mencapai 3.706 orang.
Adapun rincian kategorinya adalah: 1.099 mahasiswa terdampak berat, 1.350 sedang, 1.263 ringan, serta 5 mahasiswa yang orang tuanya meninggal dunia akibat musibah tersebut.
Baca juga: Umuslim Gelar Program Mahasiswa Berdampak di Pante Lhong Peusangan Bireuen
Rektor USK, Prof Dr Ir Marwan, menegaskan, bahwa universitas akan memberikan perhatian khusus bagi mahasiswa yang kehilangan orang tua dalam bencana ini.
"Insya Allah, anak-anak kami yang terdampak bencana dan orang tuanya telah meninggal dunia, kami gratiskan UKT-nya hingga lulus sarjana," tutur Prof Marwan.
Keputusan strategis ini nantinya akan dituangkan secara resmi dalam Surat Keputusan (SK) Rektor. Kebijakan ini merupakan bentuk empati institusi untuk memastikan masa depan pendidikan anak bangsa tidak terputus akibat musibah alam.
Terkait skema keringanan, Rektor menjelaskan pembagiannya secara detail. "Bagi mahasiswa yang terdampak kategori berat, diberikan pembebasan UKT selama satu semester. Sementara bagi yang terdampak kategori ringan dan sedang, cukup membayar 50 persen saja pada semester ini," jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa bantuan keringanan UKT ini dilakukan dengan pertimbangan proporsional dan mengedepankan rasa kemanusiaan.
Harapannya, kebijakan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa sehingga mereka dapat segera bangkit dan menyelesaikan studi dengan baik.
"Semangat pendidikan harus tetap hidup meski di tengah situasi sulit. Dengan kebersamaan, empati, dan kolaborasi, kita akan segera pulih dan bangkit menjadi lebih baik," pungkas Prof Marwan.(mun)
Uang Kuliah
Uang Kuliah Tunggal (UKT)
uang kuliah tunggal
bantuan Uang Kuliah Tunggal
Mahasiswa Korban Banjir Gratis Uang Kuliah
bantuan uang kuliah
Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| UIN Ar-Raniry dan BPSDM Aceh Sepakat Perkuat Kompetensi Guru PAUD |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRK Dorong Standarisasi Kompetensi Pengasuh Daycare di Banda Aceh |
|
|---|
| Polresta Banda Aceh Tetapkan DS Tersangka Kekerasan Anak di Daycare, Buka Peluang Ada Pelaku Lain |
|
|---|
| Mualem Ajak Pemerintah Arab Saudi Bantu Pemulihan Aceh Pascabencana |
|
|---|
| Gampong Jeulingke Perketat Aturan Kebersihan Lingkungan, Buang Sampah Sembarangan Siap-Siap Ditegur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PROF-Dr-Ir-Marwan_Rektor-USK_universitas-syiah-kuala.jpg)