Minggu, 10 Mei 2026

Aceh Utara

SMAN 1 Baktiya Terima Kunjungan Mendikdasmen, Hadirkan Harapan di Tengah Pemulihan Pascabencana

SMAN 1 Baktiya menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Rabu (28/1/2026)...

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Mendikdasmen foto bersama para guru SMA Baktiya Aceh Utara, saat mengunjungi sekolah tersebut, 28 Januari 2026. 

 

Ringkasan Berita:
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti kunjungi SMAN 1 Baktiya, Aceh Utara, yang terdampak banjir bandang. 
  • Sekolah ini butuh dukungan sarana pendidikan dan trauma healing. 
  • "Pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun," pesan Abdul Mu’ti.

 

Laporan Fikar W Eda | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - SMAN 1 Baktiya menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Rabu (28/1/2026) sore. 

"Kunjungan ini berlangsung di tengah proses pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 26 November lalu, " kata Abu Rahmat, guru bahasa Indonesia sekolah tersebut, Kamis (29/1/2026). 

Rombongan menteri tiba di lingkungan sekolah yang masih menyisakan lumpur, debu, dan puing-puing fasilitas pendidikan. SMAN 1 Baktiya tercatat sebagai salah satu sekolah terdampak cukup parah. Banjir tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga meninggalkan trauma bagi guru dan siswa.

Kata Abu Rahmat, sejak pagi, para siswa telah berkumpul menanti kedatangan Mendikdasmen. Mereka menyambut dengan antusias, meski sebagian hadir tanpa mengenakan seragam—sebuah potret nyata bahwa sekolah belum sepenuhnya pulih.

Saat ini, dari seluruh ruang kelas dan laboratorium yang ada, hanya empat ruang yang masih dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dan administrasi. Ruang kelas darurat memang menopang keberlangsungan pembelajaran, namun kondisi yang panas dan pengap kerap dikeluhkan siswa. Perpustakaan pun belum dapat difungsikan karena seluruh koleksi buku rusak diterjang banjir. Keterbatasan alat tulis turut memengaruhi semangat belajar peserta didik.

Baca juga: Saat Tinjau Dampak Banjir, Mendikdasmen Janji Segera Perbaiki Gedung Sekolah Rusak di Aceh Utara

Letak sekolah yang berada di tepi jalan raya kerap menipu pandangan. Dari luar tampak biasa, namun di dalam, dampak bencana terlihat jelas dan nyata—menyimpan cerita perjuangan yang luput dari sorotan.

Kunjungan Abdul Mu’ti menjadi momen penting bagi warga sekolah. Suasana yang tercipta tidak semata seremonial, tetapi menghadirkan kedekatan emosional antara pemerintah dan warga sekolah. Mendikdasmen menyapa guru dan siswa, menyalami mereka satu per satu, serta berdialog ringan mengenai kondisi belajar dan kehidupan mereka pascabencana.

“Pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun. Kalian harus terus belajar dan memiliki cita-cita yang tinggi,” pesan Abdul Mu’ti kepada para siswa, seperti dikutip Abu Rahmat.

Kepala SMAN 1 Baktiya, Drs. Marzuki Hasan, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Ishak, S.E., pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada Mendikdasmen, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Bupati Aceh Utara, Kacabdin Aceh Utara, serta seluruh pihak yang telah memberi perhatian dan dukungan.

“Kami sempat hampir putus asa. Sekolah dipenuhi lumpur, bahkan ada yang setinggi pinggang. Kami bingung harus memulai dari mana,” ujar Ishak. Namun semangat guru tidak surut. Sejak hari pertama pascabanjir, para guru bergotong royong membersihkan sekolah dengan peralatan seadanya.

Bantuan dari relawan dan pemerintah perlahan berdatangan, namun pemulihan belum sepenuhnya tuntas. SMAN 1 Baktiya, bersama sekolah terdampak lainnya di Aceh Utara, masih membutuhkan dukungan berkelanjutan—baik sarana pendidikan, bantuan logistik, maupun pendampingan trauma healing bagi guru dan siswa.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari perhatian yang lebih luas terhadap dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Di tengah keterbatasan, semangat belajar para siswa kembali tumbuh, menghadirkan harapan baru bagi masa depan pendidikan Aceh Utara.(*) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved