Banjir Landa Aceh
Aceh Utara belum Pulih, Tanggap Darurat Diperpanjang Sepekan
Pemkab Aceh Utara sudah memperpanjang kembali status tanggap darurat penanganan bencana banjir yang telah berakhir 24 Januari 2026
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali memperpanjang status tanggap darurat penanganan bencana banjir setelah berakhir 24 Januari 2026
- Keputusan tersebut ditandatangani oleh Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil MM atau yang akrab disapa Ayahwa
- Korban terdampak bencana banjir di Aceh Utara sebanyak 433.064 jiwa atau 124.549 KK. Sementara korban yang mengungsi 33.261 jiwa atau 9.242 KK dan korban luka-luka 2.127 orang.
Pemkab Aceh Utara sudah memperpanjang kembali status tanggap darurat penanganan bencana banjir yang telah berakhir 24 Januari 2026. Kemudian diperpanjang dari 25 hingga 31 Januari 2026. MUNTASIR RAMLI, Juru Bicara Pemkab Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali memperpanjang status tanggap darurat penanganan bencana banjir setelah berakhir 24 Januari 2026. Kini, status itu diperpanjang selama sepekan mulai 25 hingga 31 Januari mendatang.
Keputusan tersebut ditandatangani oleh Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil MM atau yang akrab disapa Ayahwa di Pendopo Bupati setempat, Selasa (27/1/2026).
“Pemkab Aceh Utara sudah memperpanjang kembali status tanggap darurat penanganan bencana banjir yang telah berakhir 24 Januari 2026. Kemudian diperpanjang dari 25 Januari hingga 31 Januari 2026,“ ungkap Juru bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli.
Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi penanganan tanggap darurat, progress report pemulihan secara keseluruhan di Aceh Utara masih berjalan lamban. Artinya, belum ada perkembangan yang signifikan.
Hingga dua bulan pascabencana masih terlihat tumpukan kayu yang belum dibersihkan dan permukiman warga yang tertimbun lumpur. Hal itu sebagaimana Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang dihadapkan Menteri Sosial saat penyerahan santunan korban meninggal akibat dampak banjir akhir pekan lalu.
Oleh sebab itu, jelas Muntasir, dibutuhkan atensi dan kerjasama semua pihak agar kondisi pemulihan berjalan dengan baik. Selain itu, warga yang masih mengungsi di bawah tenda darurat dapat segera dipindahkan ke Hunian Sementara (Huntara), dan diberikan uang bantuan jaminan hidup.
Di Sawang misalnya, keadaannya masih sama seperti hari pertama banjir. Bahkan, di sana masih dipenuhi kayu dan lumpur pascabencana. Oleh sebab itu, pengungsi yang masih memiliki rumah belum dapat kembali karena belum mampu membersihkan endapan lumpur tebal yang memenuhi permukiman warga. Sehingga, sampai saat ini masih mengungsi di tenda darurat.
Sementara itu Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil pada gelombang pertama sudah menetapkan 4.000 Hunian tetap (Huntap) kepada calon penerima dan 9.707 Huntap pada gelombang kedua.
Data tersebut sedang diverifikasi kembali oleh BPBD dan BNPB agar bantuan tepat sasaran sebagaimana harapan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara.(jaf)
Jumlah Pengungsi 33.261 Jiwa
Pada bagian lain, Juru bicara Pemerintah Aceh Utara, Muntasir Ramli mengungkapkan, jumlah korban terdampak bencana banjir di Aceh Utara sebanyak 433.064 jiwa atau 124.549 Kepala Keluarga (KK). Sementara korban banjir yang masih mengungsi 33.261 jiwa atau 9.242 Kepala Keluarga (KK) dan korban luka-luka 2.127 orang.
Kemudian, korban meninggal yang sudah diberikan santunan oleh Menteri Sosial (Mensos) sebanyak 270 jiwa, termasuk Alma. Mawardiah yang ditemukan oleh Asnawi, pemilik kebun pada Kamis (22/1/2026) di area perkebunan Gampong Biram Rayeuk, Tanah Jambo Aye.
Kelompok rentan sangat membutuhkan penanganan khusus. Seperti, ibu hamil sebanyak 1.433 jiwa, Balita, 9.525 jiwa, Lansia 6.895 dan disabilitas 513 jiwa. Dampak kerusakan rumah, kategori berat 9.707 unit, sedang, 26.298 unit dan ringan 62.890 unit.(jaf)
Banjir Landa Aceh
Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Banjir dan Longsor di Aceh
Aceh Utara belum Pulih
Tanggap Darurat Diperpanjang Sepekan
Muntasir Ramli
Ismail A Jalil alias Ayahwa
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tanggap-Darurat-Diperpanjang-Sepekan.jpg)