Sabtu, 25 April 2026

Aceh Tengah

Momen Mendikdasmen Ajar Langsung Siswa di SMPN 22 Takengon Aceh Tengah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama jajaran pimpinan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO/DOK. KEMENDIKDASMEN
KUNJUNGAN - Momen Mendikdasmen, Abdul Mu’ti bersama jajaran pimpinan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat kunjungan kerja dan ajar langsung Siswa SMPN 22 Takengon, Aceh Tengah, Kamis (29/1/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Mendikdasmen Abdul Mu’ti kunjungi SMP Negeri 22 Takengon, Aceh Tengah, yang terdampak bencana. 
  • Sekolah pakai papan interaktif digital untuk ajar, meski di ruang darurat. 
  • Menteri: "Kondisi darurat gak boleh hentikan proses belajar anak-anak."

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama jajaran pimpinan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 22 Takengon, Aceh Tengah, Kamis (29/1/2026). Sekolah tersebut merupakan salah satu yang terdampak bencana pada November 2025 lalu. 

Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen meninjau langsung ruang-ruang kelas darurat yang saat ini digunakan siswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Di tengah keterbatasan sarana, sekolah tetap memanfaatkan Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran digital, guna menjaga kualitas dan keberlanjutan proses belajar mengajar. Menteri menilai pemanfaatan teknologi ini sebagai contoh adaptasi sekolah dalam menghadapi situasi darurat tanpa mengorbankan mutu pembelajaran.

Tidak hanya meninjau, Mendikdasmen juga berinteraksi langsung dengan siswa melalui kegiatan mengajar di kelas. Di kelas IX, Menteri mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan bernyanyi bersama memperkanalkan anatomi tubuh dalam bahasa inggris. Sementara  di kelas VII dan VIII, Menteri turut terlibat dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan papan interaktif digital. Suasana kelas berlangsung hangat dan interaktif, menunjukkan semangat belajar siswa yang tetap terjaga meski belajar di ruang darurat.

“Kondisi darurat tidak boleh menghentikan proses belajar anak-anak. Yang penting anak-anak tetap bisa belajar, tetap beraktivitas, dan bertemu teman-temannya. Ini bagian dari proses pemulihan agar mereka tidak stres,” ujar Abdul Mu’ti.

Baca juga: Mahasiswa UNIKI Bireuen Hadirkan Sekolah Darurat di Ketol Aceh Tengah

Mendikdasmen mengajak siswa dan guru untuk melakukan Senam Anak Indonesia Sehat, sebagai simbol penguatan pendidikan karakter, kebugaran jasmani, dan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya perhatian pada kesehatan fisik dan mental peserta didik pascabencana.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah terdampak bencana, agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal dan aman.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved