Kamis, 28 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Rekomendasi MAA Aceh Barat, Mahar Cukup 5 Mayam Emas

Standar mahar yang direkomendasikan adalah lima mayam emas. Namun ini bukan aturan mutlak. Mawardi Nyakman, Ketua MAA Aceh Barat

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI INDONESIA EDISI JUMAT 20260130 

Ia menambahkan, dalam fiqih Islam, perempuan yang menerima mahar hingga mencapai nisab zakat memiliki kewajiban mengeluarkan zakat. "Misalnya maharnya mencapai sekitar 30 mayam atau 99 gram emas, maka setelah satu tahun wajib dizakati karena sudah tergolong kaya," jelasnya.

Kebiasaan di Aceh mahar kawin adalah emas, itu tidak diwajibkan berdasarkan agama Islam. "Mahar bisa berupa kebun, sawah, hewan seperti kerbau, atau harta benda lain yang bermanfaat. Jenis dan kadarnya itu berdasarkan kesepakatan, biasanya ditentukan oleh orang tua pihak perempuan," ungkapnya.(sb/rd)

 

Tembus Rp 10 Juta per Mayam 

Harga emas di Aceh melonjak drastis pada Kamis (29/1/2026) hingga menembus angka Rp 10 juta per mayam. Kenaikan ini terjadi serentak di Banda Aceh, Langsa, dan Pidie, dengan tren yang sama, yakni terus meroket dalam waktu singkat.  

Di Banda Aceh, harga emas murni naik drastis dari Rp 9,25 juta menjadi Rp 9,9 juta per mayam hanya dalam sehari. Pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang membuat investor global beralih ke emas sebagai aset aman. Meski harga melambung, transaksi justru meningkat, dengan mayoritas masyarakat memilih membeli emas sebagai investasi.  

Sementara itu di Kota Langsa, harga emas perhiasan naik tiga kali dalam sehari. Emas 99,5 persen tembus Rp 10,2 juta per mayam, sedangkan emas 97 persen mencapai Rp 9,95 juta per mayam. Kenaikan berulang dalam satu hari membuat pedagang dan pembeli sama-sama terkejut.  

Di Kabupaten Pidie, harga emas perhiasan 23 karat dijual Rp 9,8 juta per mayam, sementara 20 karat Rp 8,6 juta per mayam. Emas batangan juga ikut terdongkrak, dengan harga logam mulia mendekati Rp 3 juta per gram. Pedagang menyebut minat beli tetap ada meski harga tinggi, karena emas dianggap sebagai aset paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.  

Lonjakan harga emas ini mencerminkan dampak langsung dari memburuknya kondisi ekonomi dunia dan konflik geopolitik. Pedagang memperkirakan tren kenaikan masih akan berlanjut, bahkan bisa menembus Rp 12 juta per mayam bila situasi global semakin tidak stabil.(naz/zb/iw)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved