Berita Nagan Raya
PT BEL Latih Kerajinan Kasab Bagi Masyarakat Area Tambang di Nagan Raya
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar pembuatan kasab, tetapi juga dilatih mengembangkan motif khas Aceh...
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- PT BEL mengadakan pelatihan & pendampingan usaha kerajinan kasab bagi masyarakat Nagan Raya, Kamis (29/1/2026).
- Program ini bertujuan melestarikan budaya Aceh sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa sekitar area tambang.
- Pelatihan menjadi bagian dari program Balee Buet Jaroe, fokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal & pelestarian budaya.
- Peserta dilatih teknik dasar pembuatan kasab, pengembangan motif khas Aceh, dan strategi pemanfaatan hasil kerajinan agar bernilai ekonomi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - PT Bara Energi Lestari (BEL) memberikan pelatihan dan pendampingan usaha kerajinan lokal kasab bagi masyarakat Nagan Raya.
Kegiatan dalam upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan ekonomi masyarakat desa, Kamis (29/1/2026).
Pelatihan oleh BEL bekerja sama dengan dosen pendamping dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, serta melibatkan masyarakat desa sekitar areal tambang.
Pelatihan ini mengusung tema pendampingan usaha kerajinan lokal masyarakat desa pada area pertambangan dan pelatihan ini menjadi bagian dari program balee buet jaroe, yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis kearifan lokal sekaligus pelestarian budaya Aceh.
Peserta berasal dari sejumlah desa sekitar area operasional perusahaan dan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kerajinan di masing-masing desa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada teknik dasar pembuatan kasab, tetapi juga dilatih mengembangkan motif khas Aceh serta strategi pemanfaatan hasil kerajinan agar memiliki nilai ekonomi.
Salah satu fokus utama pelatihan adalah pembuatan payung kasab untuk prosesi pernikahan adat Aceh, yang memiliki nilai budaya tinggi sekaligus potensi usaha yang menjanjikan sebagai produk kerajinan rumah tangga.
Baca juga: Gelembung Gas Masih Muncul di Gunong Cut Nagan Raya
Warisan Budaya Turun Temurun
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat juga ikut belajar langsung proses pembuatan kasab, mulai dari teknik dasar hingga pemahaman makna budaya di balik setiap motif.
Salah satu mahasiswa pengabdian tematik, Rahmad mengungkapkan keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang berharga dan di era modern, kerajinan kasab semakin jarang ditemui dan kurang dikenal oleh generasi muda.
“Kami tidak hanya mendampingi masyarakat, tetapi juga belajar teknik dan makna budaya kasab. Ini menjadi pembelajaran penting bagi kami sebagai generasi muda,” ujarnya.
Seorang ibu rumah tangga sekaligus pengrajin kasab, Nana mengaku kerajinan kasab, termasuk payung pernikahan adat Aceh, merupakan warisan budaya yang diwariskan turun-temurun dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda.
“Kerajinan kasab ini diajarkan oleh orang tua kami dan diwariskan kepada anak-anak muda. Selain memperkuat seni budaya Aceh, kerajinan ini juga bisa menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat. Biasanya saat ada acara pernikahan adat, banyak yang memesan pada kami,” katanya.
Melalui pelatihan dan pendampingan ini diharapkan kerajinan kasab tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya Aceh, tetapi juga terus hidup sebagai media pembelajaran lintas generasi dan berkembang menjadi sumber penghasilan alternatif bagi masyarakat desa di sekitar area pertambangan.(*)
Baca juga: Kunjungi Pengrajin Kasab di Pidie, Ketua Dekranasda: Produk Kerajinan Aceh Harus Mendunia
PT BEL
Pengrajin Kasab
Sulaman Kasab
kain kasab
kerajinan kain kasab
Nagan Raya
Serambinews.com
Serambinews
| Pemkab Nagan Raya Gelar Pangan Murah di 10 Kecamatan, Catat Jadwal dan Lokasinya |
|
|---|
| Warga Beutong Ateuh Unjuk Rasa Tolak Segala Bentuk Izin Tambang |
|
|---|
| Sikapi Aksi Demo di Kuta Trieng, Pemkab Nagan Turun Tangani Persoalan Bantuan Korban Banjir |
|
|---|
| 73 Lulusan MUQ Nagan Diwisuda, 3 Di Antaranya Hafal 30 Juz, Begini Pesan Bupati TRK |
|
|---|
| Ipelmasra Gelar FGD di Nagan Raya, Kupas Optimalisasi Pelayanan Publik Pascabencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/BEL-memberikan-pelatihan-kasab-kepada-masyarakat-di-sekitar-areal-tambang-di-Seunagan.jpg)