Kamis, 18 Juni 2026

Aceh Selatan

Peran Ulama Diperkuat Dalam Menjaga Hutan dan Satwa Liar

Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA) melaksanakan Pelatihan Dakwah Lingkungan dengan mengusung tema...

Tayang:
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
PELATIHAN - Suasana Pelatihan Dakwah Lingkungan melibatkan para ulama dan peceramah di Tapaktuan, Aceh Selatan, pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026. Acara ini diprakarsai oleh Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan (HAkA) Aceh. 

Sebelumnya, kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di Aceh Timur pada Juli 2025 dengan melibatkan imam masjid dan pimpinan dayah.

Sebelumnya, MPU Aceh menerbitkan Fatwa Perlindungan Satwa Liar Nomor 3 Tahun 2022 berdasarkan perspektif Islam, sebagai bukti kuat dukungan ulama terhadap pelestarian alam.

Menurut Raja Mulkan, tantangan ke depan adalah bagaimana pesan tersebut tersampaikan secara luas kepada umat. Maka, melalui terbitnya fatwa ini, Yayasan HAkA turut membantu menyosialisasikan fatwa MPU dimaksud.

Perwakilan MPU Aceh, Abah Muhib dalam sesi diskusi menegaskan bahwa hubungan manusia tidak hanya sebatas hubungan dengan Allah, tetapi juga mencakup hubungan dengan sesama makhluk dan lingkungan.

Dalam kajian fikih, terdapat pembahasan yang menegaskan bahwa syariat tidak hanya mengatur ibadah ritual, tetapi juga mengatur relasi manusia dengan makhluk lain.

Menjaga keberlangsungan hubungan tersebut merupakan bagian dari ibadah.

Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya menerima materi presentasi, tetapi juga dibekali ‘handbook’ dakwah lingkungan yang memuat materi inti pelatihan, dan kompilasi fatwa MPU terkait perlindungan satwa liar.

Selanjutnya, para peserta pelatihan menyampaikan akan mengimplementasikan materi lingkungan ke dalam dakwah, terutama pada Ramadhan tahun ini.

Peserta juga sudah menulis naskah dakwah terkait lingkungan yang setelahnya akan dibukukan.

Salah satu peserta yang berasal dari Aceh Singkil, yaitu Teungku Dahuri merekomendasikan agar materi fikih lingkungan dimasukkan secara resmi dalam kurikulum pelatihan kader ulama yang dilaksanakan oleh MPU Aceh. Hal ini dinilainya penting, mengingat masyarakat telah merasakan dampak nyata dari berbagai bencana lingkungan dalam beberapa tahun terakhir.

Diharapkan, para kader yang kembali ke daerahnya dapat secara aktif menyuarakan dan mendakwahkan pentingnya menjaga lingkungan hidup, sehingga kesadaran kolektif umat semakin kuat dan risiko bencana dapat diminimalkan.

Ia mengharapkan, pelatihan ini dapat menjadi langkah strategis dalam menguatkan sinergi antara lembaga konservasi dan otoritas keagamaan, sehingga pesan perlindungan hutan dan satwa liar tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi bagian dari gerakan moral dan spiritual masyarakat Aceh. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved