Jumat, 8 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Polda Aceh Gelar Operasi Selama 14 Hari, Bidik Travel Ilegal Jelang Ramadhan

Polda Aceh akan menindak tegas praktik travel ilegal dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 yang digelar selama 14 hari

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Rianza Alfandi
MEMBERIKAN KETERANGAN – Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, memberikan keterangan kepada wartawan usai pelaksanaan gelar pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2026, di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (2/2/2026). 

Ringkasan Berita:Polda Aceh akan menindak tegas travel ilegal dalam Operasi Keselamatan Seulawah 2026 yang digelar 2–15 Februari 2026 jelang Ramadhan.
 
Operasi ini menyasar kendaraan pelat hitam yang beroperasi sebagai angkutan umum ilegal serta pelanggaran lalu lintas berisiko kecelakaan.
 
Penindakan dilakukan secara preemtif, preventif, dan humanis untuk menekan angka kecelakaan yang tren-nya meningkat di Aceh.

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh akan menindak tegas praktik travel ilegal dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 yang digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. 

Penindakan tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menjamin keselamatan masyarakat yang kerap melakukan perjalanan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo mengatakan, maraknya kendaraan pribadi berpelat hitam yang beroperasi sebagai angkutan umum tanpa izin menjadi salah satu penekanan utama operasi tahun ini.

“Tegakkan hukum secara tegas dan profesional terhadap kendaraan pribadi berpelat hitam yang digunakan sebagai angkutan umum atau travel ilegal,” kata Wakapolda dalam apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2026, di Lapangan Mapolda Aceh, Senin (2/2/2026). 

Menurutnya, penindakan travel ilegal menjadi penting mengingat tren kecelakaan lalu lintas di Aceh masih menunjukkan peningkatan. 

Baca juga: Dua Bulan Pascabanjir, Brimob Polda Aceh Masih Bertahan di Aceh Tamiang, Ini Ragam Kegiatan Mereka

Berdasarkan data Operasi Keselamatan Seulawah 2024 dan 2025, jumlah kecelakaan naik dari 46 kejadian menjadi 57 kejadian atau meningkat 24 persen.

“Dari sisi korban, jumlah korban meninggal dunia tercatat 15 orang. 

Namun, terdapat peningkatan pada korban luka berat, dari 5 orang pada tahun 2024 menjadi 11 orang pada 2025, atau naik 120 persen,” ujarnya.

Selain travel ilegal, Operasi Keselamatan Seulawah 2026 juga menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat jelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakapolda menjelaskan, operasi yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026”.

Ini dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis melalui tilang elektronik atau ETLE statis dan mobile.

Ia menambahkan, Polda Aceh juga akan meningkatkan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di titik-titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan lalu lintas.

Jangan Gunakan HP saat mengemudi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved