Berita Kutaraja
Alumni dan MWA Dorong Rektor Baru USK Perkuat Kolaborasi Kampus, Pemerintah & Dunia Usaha
Ismail Rasyid mendorong rektor baru USK, Prof Mirza Tabrani untuk memperkuat kolaborasi kampus dengan pemerintah dan dunia usaha.
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Ismail Rasyid mendorong rektor baru Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Mirza Tabrani, untuk memperkuat kolaborasi kampus dengan pemerintah dan dunia usaha.
- Ia menilai kepemimpinan USK harus cepat beradaptasi sebagai PTN-BH agar lebih mandiri dan progresif.
- USK juga diharapkan aktif menghadirkan riset yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama dalam pengembangan ekonomi dan teknologi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Syiah Kuala (USK), Ismail Rasyid mendorong rektor baru USK tersebut untuk memperkuat kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha guna mempercepat transformasi serta meningkatkan kemandirian universitas.
“Kampus harus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dan juga dengan dunia swasta. Karena dunia swasta memiliki resource yang bisa digabungkan dengan perguruan tinggi,” urainya.
“Apalagi USK ini salah satu universitas kebanggaan kita yang sudah berumur sangat tua,” kata Ismail Rasyid kepada Serambinews.com, Senin (2/2/2026).
Ismail yang juga alumni USK dan CEO PT Trans Continent menyampaikan, apresiasi atas seluruh proses pemilihan rektor yang dinilainya berjalan lancar dan demokratis.
Menurutnya, seluruh kandidat yang mengikuti tahapan pemilihan merupakan figur-figur yang sangat berkualitas.
“Ketiga kandidat sangat-sangat qualified (memenuhi syarat), baik rektor incumbent, Prof Agussabti, Prof Mirza, semua bagus. Cuma kan yang dipilih harus satu,” ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Prof Mirza Tabrani Terpilih sebagai Rektor USK Periode 2026–2031
Ismail berharap kepada rektor terpilih, Prof Mirza Tabrani, agar dapat melanjutkan capaian-capaian positif yang telah dirintis oleh pimpinan USK sebelumnya.
Ia menilai, estafet kepemimpinan di USK selama ini berjalan dengan baik dan perlu diteruskan dengan pengembangan yang lebih progresif.
Lebih lanjut, Ismail menekankan, bahwa tantangan ke depan menuntut rektor baru untuk bergerak cepat dalam beradaptasi dan bertransformasi, seiring status USK sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).
“Dalam perkembangan sekarang ini, rektor yang baru harus cepat beradaptasi dan bertransformasi,” terang dia.
“Apalagi USK sudah menjadi satu kampus kebanggaan kita sebagai universitas berbadan hukum yang harus lebih independen dan mengembangkan bisni untuk menghidupi diri sendiri,” jelas Ismail.
“Jadi siapapun yang menjadi pimpinan arah ke tujuan tersebut harus lebih cepat transformasinya,” tambahnya.
Baca juga: Sosok Prof Mirza Tabrani, Rektor USK Terpilih 2026–2031: Anak Pertama yang Ditempa Disiplin Keras
Selain itu, ia juga mendorong agar di bawah kepemimpinan baru ini, USK harus semakin aktif terlibat dalam kehidupan masyarakat dengan menghadirkan hasil kajian ilmiah yang berdampak langsung pada masyarakat.
CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid
Ismail Rasyid
MWA
Majelis Wali Amanat
Rektor USK Prof Mirza Tabrani
Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Momentum HUT ke-821, Ramza Harli: Banda Aceh Harus Terus Berbenah |
|
|---|
| Pengelolaan “Duit Rakyat” dan Pentingnya Transparansi Anggaran |
|
|---|
| Hadapi Dampak Krisis Global, Sosiolog Sarankan Pemerintah Aceh Perkuat Ekonomi Rakyat |
|
|---|
| Sah! Ali Imran Resmi Sandang Pangkat Brigjen TNI, Jabat Danrindam IM |
|
|---|
| Ingat! Ini Titik Posko Bisa Digunakan Pengendara Saat Arus Mudik 2026 di Wilkum Polresta Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ismail-Rasyid-dorong-Rektor-USK-perkuat-kolaborasi.jpg)