Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Timur

Lawan Ancaman DBD Usai Banjir, Medco E&P Malaka Lakukan Fogging di Desa

Langkah ini diambil guna agar tidak terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang memicu Demam Berdarah (DBD).

|
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
PT. Medco E&P Melakukan fogging untuk galau malaria usai bencana banjir di Desa-desa lingkar tambang, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, Selasa (3/2/2026). 
Ringkasan Berita:PT Medco E&P Malaka melakukan foging massal di desa-desa lingkar tambang Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, untuk mencegah ancaman DBD pascabanjir.
 
Pengasapan menyasar permukiman warga, drainase, fasilitas umum, dan pekarangan rumah yang sempat tergenang air.
 
Pemerintah desa setempat mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai membantu menjaga kesehatan lingkungan warga.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Genangan air sisa banjir, sering kali meninggalkan ancaman baru bagi kesehatan warga, menyadari resiko itu PT. Medco E&P Malaka Langsung melakukan pengasapan atau fogging malaria masal di Desa-desa lingkar tambang. Kecamatan Indra Makmu, Selasa (3/2/2026). 

Langkah ini diambil guna agar tidak terjadinya perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang memicu Demam Berdarah Dengue (DBD).

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus. 

Gejala utama meliputi demam tinggi mendadak (39-40°C) selama 2-7 hari, nyeri sendi/otot, sakit kepala, dan ruam. Pencegahan terbaik adalah 3M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang

Petugas menyisir setiap sudut permukiman, mulai dari saluran drainase, fasilitas umum, hingga area perkarangan rumah warga uang sempat terendam luapan air.

Baca juga: Status Darurat Bencana Berakhir, SPBU di Aceh Timur kembali Berlakukan Barcode

Program ini adalah wujud peduli kami terhadap kesehatan dan keselamatan  masyarakat, terutama di wilayah operasional perusahaan pasca bencana vanjir yang merendam kawasan ini.

Salah satu Keuchik lingkar tambang yakni Romy Syahputra, Keuchik Gampong Alue Ie Mirah, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif perusahaan dalam menjaga kesehatan masyarakat.

"Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih,  program ini sangat bermanfaat untuk menjaga lingkungan kami tetap sehat setelah musibah banjir kemarin," paparnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved