Senin, 11 Mei 2026

Berita Bireuen

Ratusan Taruna KKP Berjibaku Bersihkan Lumpur di Bireuen

Ratusan taruna Sekolah Kedinasan KKP turun ke Desa Pante Baro Kumbang, Bireuen, membantu warga membersihkan lumpur tebal pasca banjir.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS/Yusmandin Idris
TARUNA BERSIHKAN LUMPUR - Ratusan Taruna Sekolah Kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia yang bertugas di Desa Pante Baro Kumbang, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, mulai Senin (2/3/2026) sore, berjibaku membersihkan endapan lumpur di fasilitas umum desa setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan taruna Sekolah Kedinasan KKP turun ke Desa Pante Baro Kumbang, Bireuen, membantu warga membersihkan lumpur tebal pasca banjir.
  • Sebanyak 112 taruna bersama pembina ditugaskan selama 40 hari untuk memulihkan fasilitas umum seperti meunasah, sekolah, dan masjid.
  • Kehadiran mereka disambut hangat masyarakat karena mempercepat pemulihan desa yang terdampak parah dengan ratusan rumah rusak berat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ratusan taruna Sekolah Kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia turun langsung membantu masyarakat Desa Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen

Sejak Senin (2/3/2026) sore, para taruna dengan penuh semangat membersihkan endapan lumpur tebal yang menutupi berbagai fasilitas umum pasca banjir besar yang melanda kawasan tersebut.

Para taruna hadir dengan seragam khas, topi, dan sepatu boot, bekerja bahu-membahu bersama warga.

Fasilitas umum seperti meunasah, sekolah, dan masjid menjadi prioritas pembersihan karena kondisinya masih dipenuhi lumpur pekat.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat dan perangkat desa yang ikut serta dalam kegiatan gotong royong.

Wakil Direktur III Politeknik Pangandaran Karawang, Robet Perangin-angin, menjelaskan, sebanyak 112 taruna bersama 4 pembina ditugaskan khusus di Desa Pante Baro Kumbang.

Baca juga: Pakai Peralatan Seadanya, Anggota Polres Bireuen Bersihkan Lumpur di Meunasah Pante Baro Kumbang

"Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggap darurat yang akan berlangsung selama 40 hari," kata Robet.

Secara keseluruhan, lebih dari 1.000 taruna KKP ditempatkan di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tujuannya adalah mendukung proses pemulihan pasca bencana, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.

Terdampak Parah 

Keuchik Pante Baro Kumbang, Marwan, SH menyampaikan, bahwa desa mereka termasuk salah satu yang paling parah terdampak banjir akhir November lalu.

Ia menyebutkan, sebanyak 316 rumah rusak berat, sementara fasilitas umum seperti meunasah dan sekolah tertutup lumpur.

Hingga awal Februari, banyak rumah warga masih belum bersih sepenuhnya dari endapan lumpur.

Kehadiran taruna KKP dianggap sebagai bantuan besar yang mempercepat pemulihan desa.

Baca juga: KKP Kirim Ratusan Taruna Bantu Pemulihan Pasca Banjir di Bireuen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved