Jumat, 1 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Hebat, Rafik Jadi Lulusan Sarjana Non Skripsi Perdana di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Ravik berhasil menyelesaikan studinya dengan rekam jejak akademik yang impresif, yakni mempublikasikan total 8 karya ilmiah

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Amirullah
for serambinews
Ravik Walhidayah, mahasiswa Program Studi Ilmu Falak Fakultas Syariah 

Ringkasan Berita:
  • Ravik Walhidayah, mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, mencatat sejarah sebagai lulusan perdana jalur non-skripsi dengan delapan karya ilmiah, tiga di antaranya terindeks SINTA 3.
  • Dua riset utamanya mengembangkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk deteksi dan verifikasi citra hilal berbasis web dalam ilmu falak.
  • Inovasi ini dinilai pionir, berdampak besar bagi astronomi Islam, serta menjadi inspirasi riset lintas disiplin di lingkungan kampus.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mencatatkan sejarah baru melalui keberhasilan Ravik Walhidayah, mahasiswa Program Studi Ilmu Falak Fakultas Syariah, yang resmi menjadi lulusan perdana melalui jalur non-skripsi. 

Ravik berhasil menyelesaikan studinya dengan rekam jejak akademik yang impresif, yakni mempublikasikan total 8 karya ilmiah, dengan 3 artikel di antaranya terindeks Sinta 3, di mana ia bertindak sebagai penulis pertama. 

Ketua Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah, Hasna Tuddar Putri, M.S.I., Rabu (4/2/2025), menjelaskan bahwa pencapaian ini adalah tonggak sejarah bagi institusi. 

Menurutnya, Ravik bukan hanya menjadi lulusan non-skripsi pertama di Jurusan Ilmu Falak, melainkan juga pionir untuk seluruh lingkungan kampus UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

"Jalur ini membuktikan bahwa kualitas akademik mahasiswa dapat melampaui standar konvensional melalui publikasi ilmiah yang diakui secara nasional," katanya.

Dua artikel yang menjadi gagasan utama lulusnya Ravik berfokus pada digitalisasi tingkat tinggi, yaitu pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan ilmu falak.

Karya pertama berjudul "Application of Artificial Intelligence in Automatic Crescent Moon Detection System Using Teachable Machine Model on Web Platform" yang terbit di Jurnal Al-Marshad (UMSU Medan, Sinta 3). 

Baca juga: Abaikan Tugas Demi Ngopi, Sejumlah ASN Aceh Timur Terjaring Razia

Baca juga: Wali Kota Langsa Lantik 1.352 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan Masa Perjanjian Kerja 1 Tahun Dievaluasi 

Sementara karya kedua berjudul "Verification of Hilāl Image Using AI-Based Web Tool in Aceh Jaya", dipublikasikan di jurnal Al-Hilal (UIN Walisongo Semarang, Sinta 3). 

Kedua riset ini menjadi bukti nyata kemampuan Ravik dalam mengintegrasikan teknologi AI dengan kebutuhan praktis ilmu falak.

Dr. Ismail, S.Sy., M.A., selaku pembimbing artikel ilmiah Ravik, memberikan apresiasi tinggi terhadap orisinalitas temuan bimbingannya tersebut. 

Ia menyatakan bahwa hasil riset ini memiliki dampak yang sangat besar dan krusial bagi pengembangan ilmu astronomi Islam ke depan. 

Temuan ini menjadi jawaban atas tantangan teknis yang selama ini dihadapi para praktisi falak di lapangan dalam mengolah data visual yang kompleks menjadi informasi yang akurat saat melakukan rukyah hilal. 

Lebih lanjut, Dr. Ismail menekankan bahwa orisinalitas riset Ravik terletak pada kebaruan teknologinya, di mana sampai saat ini belum ada yang melahirkan produk AI khusus untuk keperluan Rukyah Hilal. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved