Berita Aceh Barat
BPBD Aceh Barat Targetkan Dua Huntara Rampung Sebelum Bulan Suci Ramadhan
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan membangun dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:BPBD Aceh Barat menargetkan pembangunan dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen rampung sebelum Bulan Suci Ramadhan.Dua huntara akan dibangun di Desa Jambak dan Gampong Lawet untuk warga yang rumahnya rusak berat atau tidak layak huni.Saat ini pendistribusian material sudah berjalan dan pembangunan diperkirakan selesai dalam waktu singkat dengan dukungan berbagai pihak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan membangun dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen.
Pembangunan huntara tersebut merupakan bentuk respons pemerintah baik pemerintah daerah, provinsi dan Pusat dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Dua huntara yang direncanakan tersebut masing-masing akan dibangun di Desa Jambak dan satu unit lainnya di Gampong Lawet.
Huntara ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau tidak lagi layak huni akibat terjangan banjir.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, kepada Serambinews.com, Rabu (4/2/2026) mengatakan bahwa saat ini proses pendistribusian material bangunan sudah mulai dilakukan.
Baca juga: Jumlah Mahar jangan Sampai Menghambat Pernikahan
Ia memperkirakan pembangunan huntara tersebut dapat diselesaikan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan.
“Kalau secara pasti kita belum bisa menetapkan kapan kesiapan huntara ini, tetapi kalau kita perkirakan sebelum Ramadhan sudah siap. Saat ini sedang dalam tahap pendistribusian material,” kata Teuku Ronal.
Menurutnya, proses pembangunan huntara tidak akan memakan waktu lama.
Hal ini dikarenakan desain bangunan yang sederhana serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Baca juga: Pemkab Aceh Barat Fasilitasi Pembangunan Jalan Hauling Perusahaan Tambang Batubara
“Penyelesaian bangunan huntara ini tidak akan berlangsung lama, karena dalam satu pekan atau satu minggu sudah siap untuk dibangun,” jelasnya.
Tempat tinggal yang layak
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dengan adanya hunian sementara ini, warga terdampak banjir dapat memiliki tempat tinggal yang layak sambil menunggu proses pembangunan hunian permanen atau relokasi lebih lanjut.
Baca juga: Angka Pernikahan di Aceh Barat Daya Menurun di Tahun 2025, Ini Penjelasan Kankemenag Abdya
Huntara tersebut juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi korban banjir, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Selain pembangunan huntara, BPBD Aceh Barat juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar para korban banjir, seperti logistik, air bersih, dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.(sb)
Baca juga: Daftar Harga Emas di Wilayah Aceh 4 Februari 2026: Langsa Tertinggi Rp9,5 Juta, Cek Daerah Lain
| UTU Sembelih 8 Hewan Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga dan Civitas Akademika |
|
|---|
| Personel BPBD Aceh Barat Siaga di 8 Pantai Wisata, Antisipasi Risiko Pengunjung Tenggelam |
|
|---|
| Suhu Udara di Meulaboh Capai 32 Derajat Celcius, Siang hingga Malam Berawan |
|
|---|
| IKASA Aceh Barat Salurkan 8 Hewan Kurban ke Gampong-Gampong di Kecamatan Samatiga |
|
|---|
| Kak Na Rayakan Idul Adha 1447 H di Pedalaman Aceh Barat, Gelar Open House di Pante Ceureumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Plt-Kepala-BPBD-Aceh-Barat-Teuku-Ronal-Nehdiansyah_20260204.jpg)