Senin, 1 Juni 2026

Berita Aceh Barat

BPBD Aceh Barat Targetkan Dua Huntara Rampung Sebelum Bulan Suci Ramadhan

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan membangun dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Sadul Bahri
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah. 
Ringkasan Berita:BPBD Aceh Barat menargetkan pembangunan dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen rampung sebelum Bulan Suci Ramadhan.
 
Dua huntara akan dibangun di Desa Jambak dan Gampong Lawet untuk warga yang rumahnya rusak berat atau tidak layak huni.
 
Saat ini pendistribusian material sudah berjalan dan pembangunan diperkirakan selesai dalam waktu singkat dengan dukungan berbagai pihak.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan membangun dua unit hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pante Ceureumen. 

Pembangunan huntara tersebut merupakan bentuk respons pemerintah baik pemerintah daerah, provinsi dan Pusat dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Dua huntara yang direncanakan tersebut masing-masing akan dibangun di Desa Jambak dan satu unit lainnya di Gampong Lawet. 

Huntara ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat atau tidak lagi layak huni akibat terjangan banjir.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, kepada Serambinews.com, Rabu (4/2/2026) mengatakan bahwa saat ini proses pendistribusian material bangunan sudah mulai dilakukan. 

Baca juga: Jumlah Mahar jangan Sampai Menghambat Pernikahan

Ia memperkirakan pembangunan huntara tersebut dapat diselesaikan sebelum memasuki Bulan Suci Ramadhan.

“Kalau secara pasti kita belum bisa menetapkan kapan kesiapan huntara ini, tetapi kalau kita perkirakan sebelum Ramadhan sudah siap. Saat ini sedang dalam tahap pendistribusian material,” kata Teuku Ronal.

Menurutnya, proses pembangunan huntara tidak akan memakan waktu lama. 

Hal ini dikarenakan desain bangunan yang sederhana serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Baca juga: Pemkab Aceh Barat Fasilitasi Pembangunan Jalan Hauling Perusahaan Tambang Batubara

“Penyelesaian bangunan huntara ini tidak akan berlangsung lama, karena dalam satu pekan atau satu minggu sudah siap untuk dibangun,” jelasnya.

Tempat tinggal yang layak 

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dengan adanya hunian sementara ini, warga terdampak banjir dapat memiliki tempat tinggal yang layak sambil menunggu proses pembangunan hunian permanen atau relokasi lebih lanjut. 

Baca juga: Angka Pernikahan di Aceh Barat Daya Menurun di Tahun 2025, Ini Penjelasan Kankemenag Abdya 

Huntara tersebut juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi korban banjir, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.

Selain pembangunan huntara, BPBD Aceh Barat juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar para korban banjir, seperti logistik, air bersih, dan layanan kesehatan, dapat terpenuhi dengan baik.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.(sb)

Baca juga: Daftar Harga Emas di Wilayah Aceh 4 Februari 2026: Langsa Tertinggi Rp9,5 Juta, Cek Daerah Lain

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved