Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Utara

Sikapi Kasus “Akuntan SPPG Mengaku Dibegal”, Muslim Syamsuddin: Ubah Pola Pembayaran Honor Relawan

Sikapi Kasus “Akuntan SPPG Mengaku Dibegal”, Muslim Syamsuddin: Ubah Pola Pembayaran Honor Relawan

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Pimpinan Yayasan Muslim Aceh Peduli (MAP), Muslim Syamsuddin, ST, MAP 

Ringkasan Berita:Yayasan Muslim Aceh Peduli mengubah sistem pembayaran honor relawan SPPG dari tunai menjadi transfer langsung ke rekening masing-masing untuk mencegah penyalahgunaan.
 
Langkah ini menyusul kasus akuntan SPPG yang memalsukan laporan pembegalan untuk menutupi penggelapan Rp59,95 juta.
 
Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan pengawasan ketat, melibatkan relawan dari berbagai bidang demi transparansi dan keamanan operasional.

 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Menyikapi kasus akuntan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengaku kehilangan uang gaji relawan sebesar Rp59.950.000 akibat dibegal, Pimpinan Yayasan Muslim Aceh Peduli (MAP), Muslim Syamsuddin, ST, MAP, mengambil langkah tegas dengan mengubah pola penyaluran honor relawan.

Pembayaran yang sebelumnya dilakukan secara tunai (cash) melalui akuntan, kini dialihkan menjadi transfer langsung ke rekening pribadi masing-masing relawan.

Kebijakan tersebut disampaikan Muslim Syamsuddin saat acara silaturrahmi jelang Ramadhan 1447 Hijriah bersama ketua dan anggota dari empat SPPG mitra Yayasan MAP, serta para relawan, yang digelar di Dayah Ar-Ratibi Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (7/1/2026).

Menurut Muslim, perubahan sistem pembayaran ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan keuangan sekaligus melindungi seluruh pihak yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Semoga dengan pembayaran gaji relawan yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing, kita terhindar dari perbuatan yang berisiko merusak karier dan keluarga,” ujar Muslim Syamsuddin.

Yayasan Muslim Aceh Peduli bersama Yayasan Aceh Karya Bangsa, yang juga dipimpin oleh Muslim Syamsuddin—mantan anggota DPR Aceh—telah menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) sejak 10 Desember 2025 dalam pengelolaan Dapur MBG.

Program ini dijalankan melalui sejumlah SPPG, yakni SPPG Paloh Igeuh, Paloh Lada, Nisam, Lhok Mon Puteh (Lhokseumawe), serta SPPG Sigli.

Baca juga: Rekayasa Begal Uang SPPG Rp 59,9 Juta Terbongkar, Seorang Wanita di Aceh Utara Ditangkap Polisi

Muslim menjelaskan, Yayasan MAP bertindak sebagai pelaksana utama operasional, mulai dari pengadaan bahan pangan lokal, pengolahan menu bergizi, hingga distribusi makanan yang aman dan higienis ke sekolah dan posyandu.

Seluruh proses tersebut melibatkan relawan dari berbagai bidang, seperti akuntan, ahli gizi, transportasi, kebersihan, dan tenaga pendukung lainnya.

“Kami bersama relawan SPPG bertugas memberikan jaminan bahwa makanan yang disajikan benar-benar bergizi dan layak dikonsumsi,” tambahnya.

Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, pihak yayasan juga membentuk tim koordinator pengawasan kegiatan, yang terdiri dari H Nasrun (mantan Supervisor PIM), Tgk Hasan Basri bin Abon Arman, Syaifuddin (mantan anggota DPRK Aceh Utara), serta Muhammad Fazil.

Baca juga: Rekayasa Telah Dibegal Uang SPPG Rp 59,9 Juta, Seorang Wanita di Aceh Utara Ditangkap Polisi

Acara silaturrahmi tersebut turut dihadiri perwakilan Kapolsek Dewantara Aipda David, Batuud Koramil 03 Dewantara Pelda Rizal Lefi, Geuchik Paloh Igeuh Tgk Banta Khairullah, serta Geuchik Paloh Lada Tgk Razali.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved