Senin, 18 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Kisah Karhutla Aceh Barat: Dari Ancaman Besar Jadi Pelajaran Bersama

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat yang melanda tujuh kecamatan akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KEBAKARAN LAHAN - Kebakaran lahan di Nagan Raya sudah padam, Kamis (29/1/2026). Dok BPBD 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aceh Barat yang melanda tujuh kecamatan akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
  • Selama hampir tiga pekan, api menghanguskan 58,7 hektare lahan di 12 gampong sebelum tim gabungan bersama masyarakat menuntaskan operasi pemadaman.
  • Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa pencegahan lebih utama daripada pemadaman, dengan kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat sebagai kunci.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sakdul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat melanda tujuh kecamatan di Aceh Barat, akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya. 

Selama hampir tiga pekan, api melahap 58,7 hektare lahan di 12 gampong, sebelum tim gabungan bersama masyarakat berhasil menuntaskan operasi pemadaman.

Sejak 15 Januari hingga awal Februari 2026, titik-titik api muncul di berbagai lokasi, mulai dari Suak Raya hingga Meunasah Rambot.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat bahkan menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan.

Dukungan hujan yang turun beberapa hari terakhir menjadi faktor penting meredakan api.

Baca juga: Aceh Besar Masuki Musim Kemarau, BPBD Imbau Warga Waspada Karhutla

Kolaborasi Lintas Instansi

Pemadaman melibatkan banyak pihak: BPBD, Damkar, Manggala Agni, TNI, Polri, DLHK, hingga tim modifikasi cuaca BNPB. 

Kehadiran masyarakat setempat juga menjadi kunci, menunjukkan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah menegaskan, bahwa kondisi kini aman dan terkendali.

Namun ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Karhutla bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan dan kehidupan sosial ekonomi warga.

Baca juga: 90 Persen Karhutla di Aceh Barat Berhasil Ditangani, Sisakan Asap di Lokasi

Dari Bencana ke Kesadaran

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga: pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat, Aceh Barat berharap tidak lagi menghadapi ancaman serupa di masa mendatang.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved