Minggu, 7 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Karhutla Aceh Barat Capai 24,1 Hektare, BPBD Terus Lakukan Pemadaman

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu (6/6/2026) mengatakan kebakaran lahan yang terjadi sejak akhir Mei lalu masih menyisakan

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
BPBD Aceh Barat
Petugas gabungan dari BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan penyiraman untuk memadamkan titik api yang masih tersisa di lahan terbakar kawasan Gampong Kuta Padang Layung, Kecamatan Bubon, Aceh Barat, Sabtu (6/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BPBD Aceh Barat terus memadamkan karhutla yang terjadi sejak 30 Mei 2026. 
  • Sekitar 80 persen kebakaran di Kecamatan Bubon telah berhasil ditangani. 
  • Upaya pemadaman melibatkan BPBD, TNI, Polri, Damkar, KPH IV, Universitas Teuku Umar, dan masyarakat. Kendala utama di lapangan adalah asap tebal serta akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dilalui kendaraan.

Laparan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat terus melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Barat hingga Sabtu (6/6/2026) sore.

Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu (6/6/2026) mengatakan kebakaran lahan yang terjadi sejak akhir Mei lalu masih menyisakan beberapa titik api yang berpotensi menjalar.

Terutama di Kecamatan Bubon.

"Tim gabungan masih terus melakukan pemadaman dan pemantauan di sejumlah lokasi yang terdampak karhutla," kata Teuku Ronal Nehdiansyah.

Berdasarkan data BPBD Aceh Barat, lokasi penyebaran kebakaran meliputi Kecamatan Bubon di Gampong Berawang dan Kuta Padang Layung, Kecamatan Johan Pahlawan di Gampong Lapang dan Seunebok, Kecamatan Arongan Lambalek di Gampong Gunong Pulo, serta Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo.

Karhutla pertama kali teridentifikasi pada Sabtu, 30 Mei 2026, di Kecamatan Bubon.

Baca juga: Brimob Batalyon C Pelopor Turun Tangan Padamkan Karhutla di Nagan Raya

Sehari kemudian, BPBD menerima laporan kebakaran lahan di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan.

Pada 1 Juni 2026, titik api kembali muncul di Gampong Gunong Pulo, Kecamatan Arongan Lambalek.

Kemudian pada 2 Juni, kebakaran dilaporkan terjadi di Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, dan pada 3 Juni muncul titik api di Gampong Seunebok.

Sejak awal kejadian, BPBD Aceh Barat bersama unsur TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan masyarakat terus melakukan penanganan.

Pada 1 Juni lalu, BPBD mengerahkan 16 personel dari Mako BPBD dan lima personel Pos Damkar Woyla untuk melakukan pemadaman di dua titik lokasi.

Selain pemadaman darat, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan karhutla di Aceh Barat.

Baca juga: Kapolres Abdya Ingatkan Bahaya Karhutla, Warga Diminta Tidak Main Api Saat Membuka Lahan Pertanian

Kegiatan OMC mulai dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026).

Sementara itu, rencana pemadaman melalui udara menggunakan helikopter water bombing masih tertunda akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung serta faktor keselamatan penerbangan dari Bandara Sultan Iskandar Muda menuju Aceh Barat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved