Selasa, 5 Mei 2026

Berita Banda Aceh

UIN Ar-Raniry Latih 136 Dosen ASN Baru Tingkatkan Publikasi Ilmiah

“Publikasi ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari kontribusi akademik dosen terhadap kemajuan kampus,”

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
MEMBUKA KEGIATAN – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman, menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah kepada 136 dosen ASN yang baru dilantik, Senin (9/2/2026). 

Ringkasan Berita:UIN Ar-Raniry Banda Aceh melatih 136 dosen ASN baru melalui pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah pada 9–10 Februari 2026.
 
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah dosen guna mendukung karier akademik dan reputasi kampus.
 
Pelatihan menghadirkan pakar jurnal nasional dan internasional serta disertai pendampingan hingga naskah siap terbit.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melatih 136 dosen aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik melalui program pelatihan dan pendampingan penulisan karya ilmiah. 

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 9–10 Februari 2026, di Banda Aceh. Kegiatan ini digelar untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

Pelatihan tersebut menghadirkan Prof Dr Irwan Abdullah yang Guru Besar Antropologi Universitas Gadjah Mada, pendiri IA Scholar Foundation sekaligus reviewer dan editor jurnal internasional. 

Selain itu juga ada Prof Dr Mursyid Djawas MAg selaku Koordinator Pusat Pengembangan Jurnal (P2J) UIN Ar-Raniry yang juga Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Baca juga: FAH UIN Ar-Raniry Perkuat Administrasi ASN Berbasis Teknologi Informasi

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menyatakan, publikasi ilmiah merupakan bagian penting dari kinerja dosen dan berdampak pada pengembangan karier akademik serta reputasi institusi.

“Publikasi ilmiah bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari kontribusi akademik dosen terhadap kemajuan kampus,” ujarnya saat membuka kegiatan, Senin (9/2/2026).

Ia menambahkan, peningkatan jumlah dan mutu publikasi dosen akan berpengaruh terhadap akreditasi, pemeringkatan, serta daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Selama dua hari, peserta akan mendapatkan materi terkait kebijakan publikasi kampus, strategi menulis artikel pada jurnal internasional bereputasi, penyusunan metodologi penelitian, hingga teknis pengiriman naskah dan respons terhadap masukan reviewer.

Kinerja dosen berpengaruh

Koordinator P2J UIN Ar-Raniry, Mursyid Djawas, mengatakan kontribusi dosen menjadi faktor kunci dalam mendorong perguruan tinggi menuju kampus unggul bertaraf internasional.

“Kinerja dosen berpengaruh langsung terhadap reputasi kampus, termasuk dalam berbagai sistem pemeringkatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Anton Widyanto menyebut pelatihan ini difokuskan bagi dosen ASN, baik PNS maupun PPPK, yang baru lulus seleksi. 

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada pendampingan hingga naskah siap terbit,” ujarnya.

Baca juga: Jutaan Berkas Epstein Dirilis, Deretan Nama Elite Dunia dari Musk hingga Clinton Muncul ke Publik

Selain sesi pemaparan materi, pihak rumah jurnal juga menyediakan layanan konsultasi individual serta penyusunan rencana aksi publikasi bagi setiap peserta.

UIN Ar-Raniry menargetkan penguatan budaya publikasi ilmiah sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu akademik dan daya saing institusi.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved