Berita Aceh Tamiang
Mengaku Terancam Digusur, Pedagang Kantin di RSUD Muda Sedia Melapor ke Dewan
Sejumlah pedagang UMKM di kantin RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, melapor ke DPRK karena diminta berhenti berjualan oleh manajemen rumah sakit.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Sejumlah pedagang UMKM di kantin RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, melapor ke DPRK karena diminta berhenti berjualan oleh manajemen rumah sakit.
- Mereka merasa kebijakan ini memberatkan, apalagi ekonomi masyarakat belum pulih pascabanjir, dan berharap dewan meninjau ulang demi keberlangsungan usaha.
- Manajemen RSUD menjelaskan penghentian aktivitas terkait rencana revitalisasi rumah sakit, sementara DPRK berjanji segera memanggil direktur untuk meminta penjelasan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di kantin RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang, Senin (9/2/2026).
Mereka melapor ke dewan terkait perintah penghentian aktivitas berjualan yang disampaikan oleh manajemen rumah sakit.
Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, para pedagang diminta untuk tidak lagi berjualan di kantin RSUD Muda Sedia.
Hingga kini, mereka belum memperoleh kejelasan terkait kelanjutan usaha.
Kondisi tersebut dinilai memberatkan, terutama karena perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih pascabanjir besar yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.
“Sangat berat bagi kami. Kami mohon bapak dan ibu sebagai wakil rakyat bisa membantu,” ucap pedagang.
Baca juga: Besok dan Lusa, Ada Aceh Festival 2025 di Banda Aceh, Jadi Ruang Temu Kreator, Pelaku UMKM & Publik
“Pascabanjir, ekonomi masyarakat masih sulit, dan yang paling merasakan dampaknya adalah pedagang kecil,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberdayaan dan penguatan UMKM merupakan salah satu program pemerintah daerah.
Karena itu, para pedagang berharap kebijakan penghentian aktivitas tersebut dapat ditinjau ulang demi keberlangsungan usaha dan mata pencaharian mereka.
Sebelum mendatangi DPRK, para pedagang terlebih dahulu menemui Datok Penghulu Kampung Kesehatan, Syariful Alam, mengingat RSUD Aceh Tamiang berada di wilayah kampung tersebut.
Syariful Alam menyatakan, akan menjembatani aspirasi para pedagang dengan DPRK Aceh Tamiang.
“Saya akan memfasilitasi pertemuan para pedagang dengan DPRK. Kita minta DPRK memanggil pihak manajemen RSUD agar persoalan ini bisa dibicarakan dan diselesaikan bersama,” kata Syariful Alam.
Baca juga: Ungkap Fakta Kematian Pegawai RSUD, DPRK Aceh Tamiang Temui Direktur Hingga Petugas Kebersihan
Panggil Direktur RSUD
Menanggapi pengaduan tersebut, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon mengatakan, pihaknya akan memanggil Direktur RSUD Muda Sedia untuk dimintai penjelasan terkait kebijakan penghentian aktivitas UMKM di lingkungan rumah sakit.
| Ratusan Pelajar di Kota Kualasimpang Meriahkan Pawai Taaruf Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah |
|
|---|
| USK Terjunkan Tim Medis ke Huntara Aceh Tamiang, Perkuat Layanan Kesehatan bagi Penyintas Banjir |
|
|---|
| Maling Sasar Rumah Kosong di Aceh Tamiang, Kediaman Pensiunan Dibobol Saat Sepi |
|
|---|
| Jarak Pandang Sungai 0 Kilometer, Tim Penyelam Kesulitan Mencari Korban Tenggelam |
|
|---|
| Ini Profesi Pemancing Jatuh dari Jembatan Kota Kualasimpang, Ternyata Guru Olahraga di MTs |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pedagang-kantin-mengaku-ke-dewan.jpg)