Selasa, 21 April 2026

Berita Banda Aceh

Bulog Aceh Serap 6.547 Ton Gabah Petani, Jaga Stabilitas Harga 

Bulog Kanwil Aceh telah menyerap 6.547 ton gabah petani atau setara 3.326 ton beras selama musim panen.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
RONTOKKAN PADI - Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan saat meninjau para petani di kawasan Aceh Besar saat sedang merontokkan padi beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Bulog Kanwil Aceh telah menyerap 6.547 ton gabah petani atau setara 3.326 ton beras selama musim panen.
  • Langkah ini dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung target nasional 4 juta ton.
  • Penyerapan gabah juga memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) guna stabilisasi harga, bantuan sosial, dan penanganan bencana.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Perum Bulog Kantor Wilayah Aceh sudah menyerap ribuan ton gabah dari petani yang ada di Aceh. 

Langkah itu sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan mendukung penyerapan gabah nasional sebesar 4 juta ton yang ditetapkan pemerintah.

Hingga saat ini, tercatat Bulog Kanwil Aceh telah menyerap gabah kering panen (GKP) petani dengan total mencapai sekitar 6.547 ton atau sekitar 3.326,01 ton setara beras. 

Penyerapan tersebut dilakukan selama musim panen di beberapa kabupaten sentra produksi padi di wilayah Aceh.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan menyampaikan, bahwa penyerapan gabah ini merupakan bentuk komitmen Bulog dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta berkontribusi terhadap pencapaian target penyerapan gabah pemerintah sebesar 4 juta ton secara nasional.

“Penyerapan gabah dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, sehingga petani mendapatkan kepastian harga dan terlindungi dari fluktuasi harga saat panen,” ujarnya.

Baca juga: Bulog Pastikan Pasokan Beras Sabang Cukup Selama Bulan Puasa dan Lebaran

Ia menjelaskan, meskipun di beberapa wilayah sentra produksi terdampak bencana, namun Bulog Kanwil Aceh tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memupuk stok khususnya untuk ketahanan pangan di wilayah Aceh. 

“Hal ini terbukti saat bencana kemarin, stok beras kita sangat aman,” terangnya. 

“Sehingga kami mengimbau kepada seluruh penggilingan padi, ayo bersama-sama kita wujudkan swasembada pangan nasional, khususnya untuk wilayah Aceh,” ajak Ihsan.

Selain menjaga stabilitas harga di tingkat petani, penyerapan gabah ini juga bertujuan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). 

Cadangan tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai kebutuhan strategis, seperti stabilisasi harga beras, penyaluran bantuan sosial, serta penanganan bencana.

Bulog Kanwil Aceh menegaskan penyerapan gabah akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa panen berlangsung. 

Baca juga: Stok Pangan di Gudang Bulog Aceh Cukup hingga Meugang Ramadhan Nanti

Petani dan kelompok tani diharapkan dapat memanfaatkan program ini dengan menjual gabahnya melalui mitra maupun gudang Bulog yang telah ditetapkan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved