Berita Pidie Jaya
TNI AD Bersama Warga Cat 7 Sekolah di Pijay dengan Warna Merah Putih
Personel TNI AD bersama warga melakukan karya bakti pengecatan tujuh sekolah/madrasah di Pidie Jaya dengan warna merah putih.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Personel TNI AD bersama warga melakukan karya bakti pengecatan tujuh sekolah/madrasah di Pidie Jaya dengan warna merah putih.
- Pengecatan ini bertujuan membangkitkan semangat nasionalisme dan optimisme belajar anak-anak pascabencana banjir.
- Kepala sekolah menyambut positif kegiatan tersebut karena selain memperindah bangunan, juga memberi semangat baru bagi siswa dan guru.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Personel TNI AD dari Kodim 0102/Pidie bersama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 836/Brahma Yodha atau Yonif TP 836/BY melakukan karya bakti pengecatan tujuh sekolah/madrasah di Pidie Jaya (Pijay), Kamis (12/2/2026).
Pengecatan sekolah dengan warna merah putih itu dimaksudkan untuk menghadirkan simbol kebangsaan sebagai pembangkit rasa nasionalisme.
Karya bakti TNI itu juga sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan pascabencana.
Pengecatan secara gotong royong dilakukan prajurit TNI bersama masyarakat setempat.
Saat ini, dinding dibalut dengan cat warna merah putih bukan sekadar memperindah bangunan.
Tetapi menjadi pesan kuat bahwa semangat persatuan dan cinta tanah air harus tetap hidup.
Baca juga: Karya Bakti di Pidie Jaya, TNI Bersihkan Dua Dayah Terdampak Banjir Bandang
Kendati suasana duka masih menyelimuti warga Pidie Jaya (Pijay) pasca dipora-porandakan musibah banjir.
Tujuh sekolah/madrasah yang dilakukan pengecatan merah putih yaitu:
- MIN 2 Pidie Meurah Dua
- PAUD Ummi Jangka Buya
- TK Negeri Tanjung Ulim
- SDN 7 Masjid Ulim Tunong
- SDN 6 Pulo Ulim
- TK Bijeh Mata Ulim
- PAUD Gaseh Ummi Bandar Dua
Simbol Semangat Nasionalisme
Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi mengungkapkan, pengecatan dengan warna merah putih itu merupakan upaya untuk membangkitkan semangat nasionalisme di kalangan dunia pendidikan.
“Warna merah putih menjadi simbol bahwa semangat nasionalisme tidak boleh luntur karena bencana,” ujarnya.
“Kami ingin anak-anak kembali belajar dengan rasa bangga, cinta tanah air, dan optimisme menatap masa depan,” urai Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi kepada Serambinews.com, Kamis (12/2/2026).
Dikatakan dia, pendidikan merupakan fondasi utama masa depan bangsa.
Baca juga: Hubdam Iskandar Muda Gelar Karya Bakti, Bantu Warga Cat Masjid Darul Imarah Aceh Besar
Untuk itu, TNI merasa terpanggil untuk ikut membantu, sekaligus memulihkan sarana belajar anak-anak.
| Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar |
|
|---|
| Saat Talkshow, Direktur UJA Ulas Kemandrian Pesantren DJA, Sedekah Rp 1.000 dan Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
| Rumah Bantuan Kadin untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya Hampir Rampung, Begini Bentuknya |
|
|---|
| Kadin Tinjau Progres Pembangunan Rumah Bantuan Bagi Penyintas Banjir di Pidie Jaya |
|
|---|
| Capella Bangun Sarana Air Bersih di Masjid Al-Munawarah Pidie Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kodim-Pidie-cat-sekolah-di-Pijay.jpg)