Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Timur

Hari Ke-12 Operasi Seulawah, Banyak Pengendara Tak Taat Peraturan

Bukan sekadar pengawasan, petugas mengedepankan pendekatan humanis untuk menyentuh kesadaran pengendara yang dinilai masih tidak taat aturan.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
for serambinews
Personel satlantas polres Aceh Timur memeriksa kelengkapan pengendara di jalan nasiolal kawasan Kecamatan Idi Timur, Kamis (12/2). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur semakin masif turun ke jalan.

Bukan sekadar pengawasan, petugas mengedepankan pendekatan humanis untuk menyentuh kesadaran pengendara yang dinilai masih tidak taat aturan.

Operasi yang telah bergulir sejak 2 Februari lalu ini kini memasuki fase krusial dalam upaya menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Aceh Timur.

Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Hardi, S.H., mengungkapkan bahwa tantangan terbesar di lapangan adalah pola pikir masyarakat yang belum sepenuhnya menjadikan tertib lalu lintas sebagai kebutuhan, dan didapati masih banyak pengendara di Aceh Timur yang tidak taat peraturan lalu lintas.

"Kami melihat masih ada celah dalam kesadaran masyarakat. Oleh karena itu, petugas kami di lapangan secara masif melakukan edukasi sekaligus pengawasan ketat kepada setiap pengguna jalan," ujar AKP Hardi pada Jumat (13/02/2026).

Baca juga: Penyeragaman Kualitas Pendidikan di Aceh Besar, Membangun Generasi Berkarakter

Baca juga: Kronologi Perang Netizen Korea Selatan dan Indonesia, dari dari Konser Day6 hingga Sindiran Rasis

Berbeda dengan operasi penindakan murni, Operasi Keselamatan Seulawah 2026 kali ini lebih menonjolkan sisi preemtif dan preventif. Artinya, petugas lebih banyak memberikan imbauan dan edukasi langsung di lokasi-lokasi strategis.

Namun, Hardi menegaskan bahwa hukum tetap ditegakkan secara profesional bagi pelanggar yang membahayakan nyawa orang lain.

Adapun dalam operasi itu Satlantas menyasar sejumlah pengguna untuk memakai helm standar (SNI) dan sabuk pengaman. Memastikan kendaraan laik jalan demi mencegah kecelakaan teknis.

Satlantas Polres Aceh Timur berharap ada perubahan perilaku yang permanen pada masyarakat. "Keselamatan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Kami ingin indikator keberhasilan operasi ini terlihat dari meningkatnya kesadaran warga, bukan dari banyaknya jumlah tilang," tutup AKP Hardi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved