Selasa, 28 April 2026

Berita Banda Aceh

Lulusan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh Kuasai Berbagai Profesi Strategis

Lulusan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kini tak lagi identik hanya sebagai dai atau penceramah.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA – Mahasiswa dan dosen Ushuluddin foto bersama saat disambut oleh EXCO Kedah dan ADUN Jitra, mantan Naib Canselor UUM YB, Prof Dr. Haim Hilman Bin Abdullah, di Wisma Darul Aman Kedah, Malaysia, beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Alumni Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry kini berkarier luas, tidak hanya sebagai dai, tetapi juga ASN, guru, peneliti, pengusaha, hingga TNI/Polri.
  • FUF memiliki 5 prodi, program unggulan tahfidz, moderasi beragama, pelatihan akademik, serta 6 jurnal terindeks Sinta (termasuk Sinta 2).
  • FUF aktif menggelar KIMUN nasional dan KPM Internasional di Malaysia, serta memberi kemudahan studi (lulus 7 semester) dengan tugas akhir berbasis jurnal.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Lulusan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Ar-Raniry Banda Aceh kini tak lagi identik hanya sebagai dai atau penceramah.

Alumni FUF terbukti mampu menembus berbagai profesi strategis, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), tenaga pendidik, peneliti, hingga TNI dan Polri.

Dekan FUF UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Salman Abdul Muthalib, Lc., M.Ag., mengatakan fakultas yang dipimpinnya saat ini memiliki lima program studi, yakni Ilmu Aqidah dan Filsafat Islam, Studi Agama-agama, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Sosiologi Agama, serta Ilmu Hadis.

“Lulusan-lulusan kita punya kesempatan untuk bekerja di berbagai instansi, terutama sebagai PNS, tenaga pendidik, guru agama, peneliti sosial, pekerja sosial, ada dai, hafiz Al-Qur’an, pengusaha, bahkan TNI dan Polri,” ujar Salman, Rabu (11/2/2026).

Ia menegaskan, dalam beberapa tahun terakhir banyak alumni FUF yang berhasil lulus seleksi di berbagai kementerian dan lembaga negara.

Menurut Salman, perubahan regulasi juga membuka peluang lebih luas bagi alumni Ushuluddin untuk berkarier sebagai guru.

Baca juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rontok, UBS & Galeri24 Turun Drastis, Cek Harga per 13 Februari 2026

Jika dahulu lulusan non-Tarbiyah harus mengikuti program Akta IV untuk bisa mengajar, kini hal tersebut tidak lagi menjadi kendala.

“Alhamdulillah, selama ini itu sudah berubah, dan alumni Ushuluddin dari semua prodi bisa menjadi guru, di kelas, di sekolah, macam-macam,” jelasnya.

Selain memperkuat kompetensi akademik, FUF juga memiliki sejumlah program unggulan seperti Tahfidz Al-Qur’an dan sanad qiraat, Tahfidz Hadis, praktikum moderasi beragama, serta pelatihan English for Academic Purpose dan penggunaan reference manager untuk penulisan karya ilmiah.

Di bidang akademik, fakultas ini juga memiliki enam jurnal nasional terindeks Sinta, mulai dari Sinta 4, 3 hingga 2.

“Sinta 2 di UIN ini baru ada tiga kalau tidak salah, dan Alhamdulillah kita punya. Dengan lima prodi, kita punya enam jurnal Sinta,” ungkapnya.

Eksistensi FUF juga diperkuat melalui forum ilmiah nasional Kompetisi Ilmiah Mahasiswa Ushuluddin Nasional (KIMUN), yang dalam tiga tahun terakhir dipercayakan menjadikan UIN Ar-Raniry sebagai tuan rumah.

Baca juga: Meugang ASUH, Ibadah Nyaman

Mahasiswa berkompetisi mempresentasikan karya ilmiah dengan mahasiswa Ushuluddin dari seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, FUF juga aktif mengirim mahasiswa ke luar negeri melalui program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional di Malaysia sejak 2023 hingga 2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved