Rabu, 15 April 2026

Diterkam Buaya

Pencari Kerang di Simeulue Tewas Diterkam Buaya

Seorang warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Jusmitawati (36), tewas diterkam buaya saat mencari kerang di Sungai Luan

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HO
TERKAM WARGA – Tangkapan layar video yang memperlihatkan seekor buaya menerkam warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Simeulue, Minggu (15/2/2026). SERAMBI/HO. 

Ringkasan Berita:
  • Korban diketahui memang kerap mencari kerang di kawasan Sungai Luan Boya yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga.
  • Saat kejadian, korban bersama dua rekannya sedang mencari kerang di sungai tersebut.
  • Namun, di tengah aktivitas itu, korban tiba-tiba menghilang.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SIMEULUE – Seorang warga Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Jusmitawati (36), tewas diterkam buaya saat mencari kerang di Sungai Luan Boya, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Peristiwa tragis tersebut menggemparkan masyarakat setempat.

Insiden ini disebut sebagai kejadian pertama serangan buaya yang menimbulkan korban jiwa di wilayah itu.

Camat Teluk Dalam, Andrik Dasandra SSTP, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi Serambi, Senin (16/2/2026).

“Benar, kejadiannya kemarin sekitar pukul 11.00 WIB di Desa Bulu Hadek. Korban saat itu sedang mencari kerang bersama dua temannya,” ujar Andrik.

Berdasarkan laporan Kepala Desa Bulu Hadek, korban diketahui memang kerap mencari kerang di kawasan Sungai Luan Boya yang menjadi salah satu sumber mata pencaharian warga.

Baca juga: Buaya Serang Ayah dan Anak di Aceh Timur Saat Seberangi Sungai dengan Sampan, Seorang Diterkam

Saat kejadian, korban bersama dua rekannya sedang mencari kerang di sungai tersebut.

Namun, di tengah aktivitas itu, korban tiba-tiba menghilang.

Kedua temannya sempat memanggil dan melakukan pencarian, tetapi tidak mendapat respons.

“Di sungai itu memang diketahui ada buayanya. Karena panik, teman korban langsung berlari ke desa untuk meminta bantuan,” jelasnya.

Informasi tersebut segera menyebar dan membuat warga berbondong-bondong menuju lokasi kejadian. Area pinggiran sungai dipenuhi masyarakat yang berupaya membantu proses pencarian dan evakuasi.

Warga kemudian mendapati korban berada di mulut buaya saat reptil tersebut muncul ke permukaan.

Dalam video yang beredar, korban terlihat masih berada di rahang buaya, membuat warga di lokasi histeris.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved