Selasa, 21 April 2026

Berita Abdya

Warga Abdya Serbu Pasar Murah di Blangpidie, Ini Rincian Harga Pembelian Per Paket

"Paket pembelian per warga terdiri atas beras 10 kilogram seharga Rp 110.000, minyak goreng 2 liter Rp 33.000, gula pasir 2 kilogram Rp 27.000, dan...

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Masrian Mizani
PASAR MURAH - Warga Aceh Barat Daya (Abdya) memadati lokasi pasar murah di Pasar Tradisional Blangpidie, tepatnya Gampong Meudang Ara, kabupaten setempat, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Warga Abdya menyerbu pasar murah di Pasar Tradisional Blangpidie, Gampong Meudang Ara, Senin (16/2/2026).
  • Pasar murah berlangsung di tiga titik: Kantor Camat Kuala Batee (14/2), Pasar Manggeng (15/2), dan Pasar Blangpidie (16/2).
  • Paket pembelian per warga: beras 10 kg Rp 110.000, minyak goreng 2 liter Rp 33.000, gula pasir 2 kg Rp 27.000, telur ayam 1 papan Rp 38.500.
  • Fokus program adalah stabilisasi harga pangan bagi masyarakat menengah ke bawah yang terdampak lonjakan harga jelang Ramadhan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Warga Aceh Barat Daya (Abdya) serbu lokasi pasar murah yang ditempatkan di Pasar Tradisional Blangpidie, Gampong Meudang Ara, kabupaten setempat, Senin (16/2/2026).

Kegiatan pasar murah ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan Pemerintah Abdya, sebagai bagian dari program stabilisasi harga bahan pokok.

Pasar ini,  didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Sementara pelaksanaannya di daerah dilakukan oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Abdya dengan dukungan pasokan dari Perum Bulog Cabang Blangpidie.

Pengawas lapangan pasar murah Disperindag Aceh, Muzayat, mengatakan kegiatan pasar murah di Abdya berlangsung di tiga titik, yakni Kantor Camat Kuala Batee, pada 14 Februari 2026, Pasar Manggeng, pada 15 Februari 2026, dan Pasar Tradisional Blangpidie, pada 16 Februari 2026.

Menurut Muzayat, intervensi harga melalui pasar murah difokuskan pada kelompok menengah ke bawah yang paling terdampak kenaikan kebutuhan pokok jelang Ramadan.

“Pasar murah ini untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil di tengah lonjakan kebutuhan pokok,” kata Muzayat.

Baca juga: Abang Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging, Pemko Banda Aceh Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Paket yang Dijual di Pasar Murah

Ia menyebutkan, pemerintah menyiapkan komoditas strategis dengan harga di bawah pasar guna menekan gejolak harga sekaligus memperlancar distribusi bahan pokok kepada masyarakat.

Komoditas yang disubsidi, sebut Muzayat, meliputi beras premium 18 ton dengan subsidi Rp 5.000 per kilogram, gula pasir 3 ton disubsidi Rp 6.000 per kilogram, minyak goreng 3.000 liter disubsidi Rp 6.000 per liter, serta telur ayam 1.500 papan dengan subsidi Rp 15.000 per papan.

Muzayat menegaskan kuota komoditas diseragamkan untuk seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh sebagai bagian dari program stabilisasi harga pangan. 

Ia juga mengingatkan agar komoditas bersubsidi tidak diborong pedagang.

“Intinya jangan pedagang yang beli. Kalau untuk konsumsi keluarga, tidak apa-apa,” ujarnya.

Ia menjelaskan penyedia barang dalam kegiatan tersebut adalah Bulog Blangpidie, sedangkan pelaksana teknis di lapangan ditangani dari Diskop UKM Perindag Abdya

"Kita dari Pemerintah Aceh berperan sebagai pengawas pelaksanaan program," tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved