Selasa, 21 April 2026

Banjir Landa Aceh

Tagore Serahkan Kunci Huntara Untuk 226 KK Korban Bancana

Kami di pemerintah daerah akan terus mengawal percepatan proses pemulihan hingga kondisi benar-benar stabil." TAGORE ABUBAKAR

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI TRIBUN GAYO EDISI RABU 20260218 

Ringkasan Berita:
  • Tagore Abubakar, menyerahkan secara simbolis 226 kunci hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana bandang dan tanah longsor
  • Kalau saat ini, 4 blok untuk 20 KK sudah rampung dan mulai ditempati oleh warga yang terdampak," ujarnya Kapten Inf Takdir Anur
  • Huntara di Desa Rigeb di serahkan Bupati Gayo Lues, Suhaidi, yang ditandai dengan penyerahan kunci Huntara kepada 133 penerima

“Kami di pemerintah daerah akan terus mengawal percepatan proses pemulihan hingga kondisi benar-benar stabil." TAGORE ABUBAKAR, Bupati Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyerahkan secara simbolis 226 kunci hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana bandang dan tanah longsor.

Penyerahan kunci hunian tersebut dilakukan dalam acara yang digelar di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah, Selasa (17/2/2026). Tagore mengatakan, jika langkah ini diambil untuk memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah berat memiliki tempat bernaung yang layak selama masa transisi menuju pemulihan total. 

"Huntara ini adalah langkah krusial agar warga bisa tinggal dengan nyaman dan aman sementara waktu. Kami di pemerintah daerah akan terus mengawal percepatan proses pemulihan hingga kondisi benar-benar stabil," tegas bupati.

Menurutnya, penyaluran huntara ini juga dibarengi dengan paket bantuan komprehensif hasil sinergi antara Kementerian Sosial (Kemensos) dan BNPB. Selain mendapatkan bangunan fisik, setiap keluarga penerima manfaat juga mendapatkan dukungan finansial dan logistik.

Di mana, setiap individu akan menerima jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 15.000 per hari selama tiga bulan. Lalu untuk membangkitkan roda ekonomi keluarga, pemerintah juga menyalurkan Stimulan Pemberdayaan Ekonomi senilai Rp 5.000.000 per kepala keluarga (KK).

Kebutuhan pangan harian pun turut dijamin melalui pembagian beras 10 kg per KK setiap bulannya. Selain itu, setiap keluarga diberikan dana senilai Rp 3.000.000 untuk pengisian peralatan rumah tangga di dalam Huntara, serta bantuan perlengkapan dasar dari BNPB yang mencakup kompor, matras, hingga selimut.

Selain itu, wakil Bupati Bener Meriah, Armia, menambahkan, upaya pemulihan ini tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga psikologis dan sosial. Salah satunya melalui koordinasi dengan pemerintah pusat serta pembagian daging meugang bagi kampung-kampung yang terdampak langsung guna meringankan beban moral warga.

Menutup kegiatan tersebut, Bupati Tagore mengingatkan masyarakat dan perangkat desa untuk tetap waspada. "Mengingat intensitas curah hujan di wilayah Bener Meriah yang masih tergolong tinggi, kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalisir risiko bencana di masa mendatang," pungkasnya

Rampungkan 4 blok

Sementara itu, pembangunan huntara korban bencana hidrometeorologi di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Bener Meriah terus dikerjakan. Di Kecamatan Gajah Putih, personel TNI dari Koramil 03 turun langsung membantu pekerja guna mempercepat pembangunan huntara di Desa Meriah Jaya, Senin (16/2/2026).

Danramil 03 Timang Gajah, Kapten Inf Takdir Anur, menjelaskan, proyek ini terdiri dari 6 blok yang dipersiapkan untuk menampung 33 kepala keluarga (KK). "Kalau saat ini, 4 blok untuk 20 KK sudah rampung dan mulai ditempati oleh warga yang terdampak," ujarnya.

Menurut Danramil, keterlibatan aktif prajurit TNI di lapangan bertujuan agar sisa pembangunan segera tuntas, sehingga seluruh masyarakat terdampak bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak dalam waktu dekat. "Kehadiran TNI ini juga menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk selalu hadir dan siap membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur darurat seperti Huntara ini," bebernya.(mi)

Diupayakan Sebelum Bulan Ramadhan

SEMENTARA itu, Kepala Pusdiklat BNPB, Dr Kheirawan, saat menghadiri penyerahan huntara kepada korban bencana di Gayo Lues, Selasa (17/2/2026) mengatakan, Pemerintah Pusat sebelumnya berjanji huntara akan rampung dan diserahkan kepada masyarakat, sebelum bulan Ramadhan.

Dikatakan, huntara di Kabupaten Gayo Lues dibangun di 15 titik yang tersebar di tujuh kecamatan. Jumlah huntara yang dibangun sebanyak 1.179 unit. "Rumah warga yang hanyut dan rusak berat dibangunkan huntara dan hunian tetap (huntap),”  sebutnya.

Dari 1.179 huntara yang akan dibangun, 844 sudah selesai dan 335 lainnya ditargetkan akan dibangun di Kecamatan Tripe Jaya.

Huntara di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gayo Lues, Suhaidi, yang ditandai dengan penyerahan kunci Huntara kepada 133 penerima.(c40)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved