Jumat, 10 April 2026

Aceh Singkil

Tak Semua Daging Meugang Bantuan Presiden Busuk di Aceh Singkil

Mayoritas daging bantuan meugang Ramadhan 1447 Hijriah untuk korban banjir Aceh Singkil, November 2025 lalu itu diterima

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Anadolu Agency
DAGING BUSUK – Daging meugang bantuan presiden dibuang ke kolam karena busuk saat diterima warga Dusun 3 Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Rabu (18/2/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Tak semua bantuan daging meugang bantuan Presiden Prabowo Subianto, yang diterima warga Aceh Singkil, busuk, Rabu (18/2/2026).
  • Mayoritas daging bantuan meugang Ramadhan 1447 Hijriah untuk korban banjir Aceh Singkil, November 2025 lalu itu diterima dalam keadaan baik atau layak konsumsi.
  • Di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, umpamanya daging diterima warga dalam kondisi baik. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Tak semua bantuan daging meugang bantuan Presiden Prabowo Subianto, yang diterima warga Aceh Singkil, busuk, Rabu (18/2/2026).

Mayoritas daging bantuan meugang Ramadhan 1447 Hijriah untuk korban banjir Aceh Singkil, November 2025 lalu itu diterima dalam keadaan baik atau layak konsumsi. 

Di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, umpamanya daging diterima warga dalam kondisi baik. 

Hanya saja di desa itu, ada 33 kepala keluarga (KK) tidak kebagian lantaran kuota yang diterima pihak desa tidak cukup. 

"Di desa kami kuota yang kurang. Setelah dibagikan ada 33 KK tidak kebagian," kata Sekdes Gosong Telaga Barat Jamidan.

Diberitakan sebelumnya daging meugang bantuan Presiden Prabowo Subianto diterima warga Dusun 3 Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, dalam kondisi busuk, Rabu (18/2/2026). 

Baca juga: Di Aceh Singkil, Daging Meugang Bantuan Presiden Diterima Warga dalam Kondisi Busuk

Berdasarkan hasil penelusuran Serambinews.com, warga yang menerima daging tersebut memilih membuangnya lantaran tidak layak konsumsi. 

Ada yang membuang ke semak belukar. Ada juga yang membuang ke kolam di belakang rumah. 

Sebagian warga ada yang coba mengiris daging bantuan seberat 8 ons tersebut dengan harapan ada bagian masih bisa diselamatkan. 

Sayang usaha itu tidak membuahkan hasil, lantaran daging seluruhnya busuk. 

Warga lainnya begitu mencium aroma tidak sedap langsung membuang daging yang terbungkus dalam kantung plastik tersebut. 

"Bau, buang aja ke belakang," kata Aulia Rahman warga Dusun 3 Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved