Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Singkil

Gaji ASN Sedot 40 Persen Anggaran Aceh Singkil

"Gaji sudah 40 persen belum lagi pengangkatan PPPK paruh waktu," kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon usai melantik 202 pegawai

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
Lantik PPPK Tahap II: Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon tanda tangan berita acara pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II di halaman kantor bupati setempat di Pulo Sarok, Singkil, Kamis (19/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Belanja pegawai sedot 40 persen anggaran Kabupaten Aceh Singkil.
  • Kondisi itu membebani fiskal Aceh Singkil, sehingga sulit melakukan pembangunan.
  • Selain itu tak sesuai aturan yang membatasi maksimal belanja pegawai 30 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Belanja pegawai sedot 40 persen anggaran Kabupaten Aceh Singkil

Kondisi itu membebani fiskal Aceh Singkil, sehingga sulit melakukan pembangunan. 

Selain itu tak sesuai aturan yang membatasi maksimal belanja pegawai 30 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). 

"Gaji sudah 40 persen belum lagi pengangkatan PPPK paruh waktu," kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon usai melantik 202 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II di halaman kantor bupati setempat, Kamis (19/2/2026).

Safriadi lantas merinci persentase struktur anggaran yang harus dikeluarkan, hingga membuat daerahnya sulit melakukan pembangunan. 

Dimulai dengan gaji 40 persen dari total APBK. Lalu pendidikan 20 persen dan kesehatan 10 persen. 

"Sudah berapa tuh belum ditambah operasional 10 persen dan dana desa 10 persen, bagaimana mau membangun," ujar Safriadi. 

Safriadi mengatakan satu-satunya cara agar bisa membangun melakukan lobi anggaran ke pemerintah pusat. 

Sehingga dirinya terus bolak balik melakukan upaya agar anggaran pusat bisa turun ke daerah. 

"Ini dihujat juga. Daging busuk jangan membuat kepercayaan pusat tidak ada. Sudah diganti. Kalau kami tidak berbuat mungkin nampak," tegasnya. 

Bupati Aceh Singkil mengaku sengaja menceritakan itu agar cakrawala (wawasan) semua pihak terbuka. 

Sebelumnya Safriadi juga sempat menyinggung jumlah pegawai di Puskesmas Gunung Meriah. 

Menurutnya jumlah pegawai di Puskesmas Gunung Meriah, lebih banyak dari pada pasien yang dilayani. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved