Berita Banda Aceh
Sasar Ritel dan Sarana Disribusi, BBPOM Aceh Temukan Barang Rusak Masih di Etalase
Petugas menemukan tiga item produk tanpa izin edar (TIE) serta dua item produk dalam kondisi rusak atau kemasan penyok.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Ringkasan Berita:
- BBPOM Aceh memperketat pengawasan pangan selama Ramadhan 1447 H/2026 M dengan menyasar sarana distribusi dan ritel di Kota Banda Aceh pada Kamis (19/2/2026).
- Langkah ini dilakukan melalui Program Intensifikasi Pengawasan Pangan untuk memastikan keamanan dan mutu produk di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat.
- Pemeriksaan mencakup izin edar, masa kedaluwarsa, kondisi penyimpanan, serta identifikasi produk rusak atau berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) memperketat pengawasan pangan selama Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M dengan menyasar sarana distribusi dan ritel pangan di Kota Banda Aceh, Kamis (19/2/2026).
Langkah ini dilakukan melalui Intensifikasi Pengawasan Pangan guna memastikan keamanan dan mutu produk yang beredar di pasaran, seiring meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari izin edar produk, masa kedaluwarsa, kondisi penyimpanan, hingga identifikasi produk rusak, tidak memenuhi ketentuan, maupun yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Pada tahap awal, tim memeriksa tiga sarana distribusi dan ritel pangan.
Hasilnya, satu sarana masih ditemukan tidak memenuhi ketentuan.
Petugas menemukan tiga item produk tanpa izin edar (TIE) serta dua item produk dalam kondisi rusak atau kemasan penyok.
Produk-produk tersebut langsung diturunkan dari etalase dan diamankan untuk dimusnahkan.
Baca juga: Cek Distributor dan Ritel Pangan, Petugas BBPOM Aceh Temukan Produk Tanpa Izin Edar
Selain itu, pelaku usaha diberikan pembinaan dan peringatan agar tidak kembali memperdagangkan produk yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Ketua Tim Inspeksi Pangan, Endang Yuliawati, menegaskan bahwa pengawasan ini bersifat preventif untuk menjamin perlindungan konsumen.
“Kami memastikan pangan yang beredar selama Ramadan aman dan layak dikonsumsi, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ujarnya.
Melalui intensifikasi pengawasan ini, BBPOM Aceh berharap keamanan pangan selama Ramadan tetap terjaga, kepatuhan pelaku usaha meningkat, serta masyarakat dapat mengonsumsi pangan dengan rasa aman dan nyaman sepanjang bulan suci.(*)
BPOM Aceh
Kepala BBPOM Aceh
Kepala Badan BPOM Aceh
toko ritel
ritel
Banda Aceh
Serambinews
Serambinews.com
| Gubernur Minta Dana Otsus Aceh 2,5 Persen, Ketua DPRA Harap Presiden Kabulkan Permintaan Mualem |
|
|---|
| Abang Samalanga Harap Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Mualem Dana Otsus Aceh Abadi 2,5 Persen |
|
|---|
| Kapolda Ajak Influencer Sajikan Konten Berimbang Tentang Aceh |
|
|---|
| Haji Uma Lapor Ke Polda Aceh, Pencemaran Nama Baik Photo Praweddin Editan di Akun TikTok Cut Putroe |
|
|---|
| Imran Terpilih Pimpin PERPAMSI Aceh, Siap Dukung Pemerintah dalam Mitigasi Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tim-BBPOM-Aceh-melakukan-pengecekan-terhadap-produk-dijual-di-sarana-distribusi-dan-ritel.jpg)