Berita Bireuen
Warga Salah Sirong Jaya Bireuen Harap Pembangunan Jalan Dituntaskan
Warga Gampong Salah Sirong Jaya, Bireuen, masih kesulitan akses setelah jalan utama rusak akibat banjir bandang dan longsor akhir November 2025.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Warga Gampong Salah Sirong Jaya, Bireuen, masih kesulitan akses setelah jalan utama rusak akibat banjir bandang dan longsor akhir November 2025.
- Mereka berharap pemerintah segera menuntaskan pembangunan jalan baru sepanjang 7 km serta membangun jembatan beton dan jembatan rangka baja untuk memulihkan konektivitas.
- Infrastruktur yang rusak juga menghambat suplai listrik, sehingga warga bergantung pada genset, dan berharap pembangunan segera dilanjutkan agar ekonomi kembali normal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Warga Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen masih menghadapi kesulitan akses setelah jalan utama mereka rusak parah akibat banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.
Meski sejak dua pekan lalu jalur darurat sudah bisa ditembus, pembangunan jalan baru belum tuntas sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap terhambat.
Ketua Pemuda Salah Sirong Jaya, Heri Gunawan (30), menyampaikan, harapan agar pemerintah segera menuntaskan pembangunan jalan lintas utama sepanjang 7 km menuju Dusun Bungong Jeumpa.
Menurutnya, jalan darurat yang dibuka di areal kebun warga masih licin dan berlumpur, sehingga berbahaya dilalui.
“Kami berharap pemerintah segera menyelesaikan pembangunan jalan baru agar aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak kembali lancar,” ujarnya.
Selain jalan, warga juga meminta Pemkab Bireuen membangun jembatan beton 4 meter di Alue Poyam untuk menghubungkan pusat desa dengan permukiman dan perkebunan.
Baca juga: Ratusan KK di Simpang Jaya hingga Salah Sirong Jaya Dapat Daging Meugang Bantuan Presiden
Mereka menekankan bahwa akses jalan dan jembatan sangat penting agar jaringan listrik bisa kembali dibangun.
Hingga kini, suplai listrik masih terputus, sehingga warga bergantung pada delapan mesin genset swadaya dengan bahan bakar premium dan solar.
Warga berharap pemerintah memberi kemudahan dalam pembelian BBM untuk kebutuhan genset tersebut.
Permintaan lain adalah pembangunan jembatan rangka baja untuk menyeberang dari Salah Sirong Jaya ke Dusun Bivak, Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli.
Jembatan gantung sebelumnya hancur diterjang banjir.
Meski Kementerian PU sempat membangun jembatan darurat, arus sungai yang deras kembali merusaknya hanya sehari setelah selesai.
Warga kini berharap adanya jembatan bailey agar akses ke perkebunan dan Jalan Nasional Bireuen–Takengon bisa kembali normal.
Baca juga: Warga Minta Pj Bupati Bireuen Aspal Hotmix Jalan dari Pante Peusangan ke Salah Sirong Jaya
| Sempat Tak Diketahui Identitas, 2 Remaja Meninggal Laka Lantas di Peudada Dijemput Keluarga di RSUD |
|
|---|
| Kasat Lantas, Kasat Reskrim Polres Bireuen dan Kapolsek Peudada Cek Lokasi Kecelakaan Lalu Lintas |
|
|---|
| Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Laka Lantas di Peudada Bireuen |
|
|---|
| KDMP Kelola Kampung Nelayan |
|
|---|
| Bupati Bireuen Hadiri Konferensi Ke-IV Forum KKA di Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-Salah-Sirong-Jaya-butuh-jalan-permanen.jpg)