Selasa, 21 April 2026

Berita Aceh Tengah

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor, Sejumlah Akses Jalan Sempat Lumpuh

Material longsor dilaporkan menimbun badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi di beberapa wilayah lumpuh.

Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE SERAMBI TRIBUN GAYO EDISI JUMAT 20260220 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah sejak Rabu (18/2/2026) siang, memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan
  • Material longsor menimbun badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi di beberapa wilayah lumpuh
  • Meski berdampak pada infrastruktur dan akses transportasi, hingga Rabu malam belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka

“Material longsoran menimbun badan jalan di beberapa titik, sehingga aktivitas masyarakat di desa-desa terdampak sempat lumpuh.” FARREL YUSTIA TRIANDA, Petugas Pusdalops PB

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah sejak Rabu (18/2/2026) siang, memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah kecamatan. Material longsor dilaporkan menimbun badan jalan hingga menyebabkan akses transportasi di beberapa wilayah lumpuh.

Bencana hidrometeorologi tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan melanda Kecamatan Lut Tawar, Bintang, Kebayakan, dan Linge. Di Kecamatan Lut Tawar, banjir dan longsor berdampak pada Desa Dedalu, Towere, Kenawat, dan Rawe. 

Sementara di Kecamatan Bintang, kejadian serupa terjadi di Desa Kelitu dan Gegarang. Kecamatan Kebayakan terdampak di Desa Mendale, sedangkan di Kecamatan Linge bencana terjadi di Desa Kute Baru.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), hujan dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus menjadi penyebab utama banjir dan longsor di wilayah tersebut.

“Material longsoran menimbun badan jalan di beberapa titik, sehingga aktivitas masyarakat di desa-desa terdampak sempat lumpuh,” ujar petugas Pusdalops PB, Farrel Yustia Trianda, Kamis (19/2/2026).

Meski berdampak pada infrastruktur dan akses transportasi, hingga Rabu malam belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka. Jumlah warga terdampak juga masih dalam pendataan, karena sebagian masyarakat memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Untuk penanganan darurat, BPBD Kabupaten Aceh Tengah mengerahkan dua alat berat, masing-masing satu unit wheel loader dan satu unit ekskavator, guna membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Namun, proses pembersihan masih terkendala kondisi cuaca. Hingga pukul 23.30 WIB, hujan dilaporkan masih turun sehingga menyulitkan petugas di lapangan.

Ruas jalan Kebayakan menuju Kecamatan Bintang yang menghubungkan Takengon dengan wilayah tersebut sempat tertutup material longsor. Jalur ini merupakan satu-satunya akses vital bagi masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (19/2/2026), alat berat berupa ekskavator milik BPBD Aceh Tengah dikerahkan untuk membersihkan timbunan tanah yang menutup seluruh badan jalan. Puluhan kendaraan roda dua maupun empat sempat tertahan pada saat proses pembersihan material longsor di badan jalan.

BPBD Aceh Tengah mengingatkan bahwa sejumlah titik masih rawan longsor susulan mengingat kondisi tanah yang labil akibat curah hujan yang masih tinggi. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur perbukitan dan daerah rawan bencana.(am)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved