Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Barat

Jalan Jambak–Sikundo di Pante Ceureumen Kembali Putus Diterjang Banjir

Banjir di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, kembali merusak jalan Jambak–Sikundo pada 19 Februari 2026, membuat akses ke Sikundo terisolir.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JALAN PUTUS - Badan jalan penghubung Gampong Jambak-Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat kembali putus akibat diterjang banjir, Jumat (20/2/2026). Foto/Dok BPBD 

Ringkasan Berita:
  • Banjir di Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, kembali merusak jalan Jambak–Sikundo pada 19 Februari 2026, membuat akses ke Sikundo terisolir.
  • Dua titik tanggul jebol, salah satunya di Alue Keumang hingga badan jalan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
  • BPBD Aceh Barat menyiapkan perbaikan darurat dengan excavator setelah air surut, sementara masyarakat menggunakan jalur alternatif lewat jalan gunung.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, kembali mengakibatkan kerusakan infrastruktur. 

Dua titik tanggul pada ruas jalan Jambak–Sikundo dilaporkan rusak atau jebol akibat terjangan banjir pada Kamis (19/2/2026), sehingga akses menuju Sikundo kembali terisolir.

Padahal, badan jalan tersebut baru saja dibangun kembali pasca bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 lalu. 

Namun banjir kali ini kembali merusak infrastruktur yang belum lama diperbaiki tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Plt Kalak BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, Sabtu (21/2/2026), menjelaskan, bahwa terdapat dua titik kerusakan tanggul yang terdampak cukup signifikan.

“Tanggul pada titik penanganan 1, yakni di ruas depan kantor keuchik Jambak, mengalami kerusakan, namun badan jalannya masih dalam kondisi aman,” ujarnya.

Baca juga: BNPB Kembali Droping Bantuan Melalui Udara ke Sikundo Aceh Barat yang Masih Terisolir Akibat Banjir

Sementara itu, pada titik penanganan 3 yang berada di kawasan Alue Keumang, kondisi kerusakan lebih parah. 

Selain merusak tanggul, derasnya arus banjir juga mengikis badan jalan hingga terputus.

Akibatnya, akses transportasi menuju Sikundo kembali terganggu dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. 

Kondisi ini berdampak pada mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan kebutuhan pokok.

Terkait upaya penanganan, BPBD Aceh Barat menyampaikan bahwa perbaikan tanggul dan badan jalan yang rusak akan segera dilakukan.

Namun harus menunggu kondisi debit air surut agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara maksimal dan aman.

Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah telah memanfaatkan jalan elak atau jalur alternatif di titik 3, yakni melalui jalan atas gunung.

Baca juga: Jalan Putus di Dusun Tanggul Kuta Simboling, Warga Minta Pemkab Aceh Singkil Segera Tangani

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved