Banjir Landa Aceh
BNPB Kembali Droping Bantuan Melalui Udara ke Sikundo Aceh Barat yang Masih Terisolir Akibat Banjir
Droping bantuan tersebut dilakukan dua kali menggunakan helikoter berupa kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- BNPB kembali mendistribusikan bantuan logistik melalui helikopter ke Gampong Sikundo, Aceh Barat, yang masih terisolir akibat putusnya akses jalan pascabanjir, termasuk penyaluran genset.
- Selain BNPB, Kementerian ESDM mengirim dua genset besar yang diangkut via sungai dengan dukungan TNI dan PLN untuk memulihkan aktivitas warga, terutama pada malam hari.
- Pemkab Aceh Barat bersama TNI-Polri dan instansi terkait memprioritaskan pembukaan kembali jalan menuju Sikundo.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melakukan droping bantuan logistik melalui jalur udara untuk masyarakat Gampong Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, yang hingga kini masih terisolir akibat putusnya akses jalan karena banjir.
Droping bantuan tersebut dilakukan dua kali menggunakan helikoter berupa kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir.
Selain logistik, BNPB juga menyalurkan bantuan mesin genset guna mendukung kebutuhan listrik warga di wilayah terisolir tersebut.
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, kepada Serambinews.com, Minggu (4/1/2026), mengatakan bahwa selain bantuan dari BNPB, pemerintah pusat melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah mengirimkan bantuan genset berukuran besar dan bantuan itu pada Sabtu (3/1/2026) bersama bantuan lagistik lainnya telah diterbangkan ke Sikundo.
“Untuk genset besar dari Menteri ESDM sudah dibawa sebanyak dua unit. Pengangkutannya menggunakan boat dengan bantuan anggota TNI dan PLN,” kata Tarmizi.
Ia menjelaskan, keberadaan genset tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Sikundo mengingat aliran listrik terputus akibat dampak banjir dan longsor yang merusak infrastruktur jalan serta jaringan pendukung lainnya.
Baca juga: VIDEO SAKSI KATA Terjebak Dua Hari Dua Malam dalam Banjir Hingga Rumah Hilang
Dengan adanya genset, diharapkan aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari, dapat kembali berjalan, meski terbatas.
Tarmizi menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait masih terus berupaya membuka kembali akses jalan menuju Gampong Sikundo.
“Saat ini kami sedang fokus menerobos jalan ke Sikundo yang putus akibat banjir.
Ini menjadi prioritas agar akses darat bisa kembali normal dan distribusi bantuan tidak hanya bergantung pada jalur udara dan sungai,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis dan cuaca menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembukaan akses jalan. Namun demikian, pemerintah daerah memastikan upaya tersebut terus dilakukan secara maksimal.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan BNPB, Kementerian ESDM, TNI, dan PLN dalam membantu penanganan bencana serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Sikundo yang terdampak.
Baca juga: Tiga Lagi Jenazah Ditemukan, Aceh Utara jadi Wilayah dengan Korban Banjir Terbanyak di Aceh
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Tarmizi berharap kondisi darurat di Gampong Sikundo dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan aman. (*)
| Petani tak Bisa Tanam, Irigasi di Bireuen Butuh Perbaikan dan Normalisasi |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Hong Kong Disalur Untuk Korban Bencana di 7 Daerah |
|
|---|
| Mualem Minta Dukungan DPR RI Percepat Anggaran Rehab Rekon Periode 2026–2028 |
|
|---|
| Bupati Bireuen Tinjau Lokasi Pembangunan Huntap |
|
|---|
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sikundo-03012026.jpg)