Kamis, 16 April 2026

Banda Aceh

BBPOM Aceh Uji Sampel MBG Gunakan Rapid Test Kit di SMPN 6 Banda Aceh, Ini Hasilnya

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melakukan uji sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
UJI SAMPEL - Petugas BBPOM Aceh melakukan uji sampel terhadap makanan bergizi gratis (MBG) sebelum dibagikan ke siswa SMPN 6 Banda Aceh, Senin (23/6/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh menguji sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 6 Banda Aceh dan hasilnya negatif bahan berbahaya.
  • Pengujian dilakukan dengan rapid test kit sebelum makanan dibagikan kepada siswa untuk berbuka puasa.
  • Pemda mengapresiasi pengawasan tersebut demi menjamin keamanan pangan bagi generasi muda.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melakukan uji sampel makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan rapid test kit di SMP Negeri 6 Kota Banda Aceh, Senin (23/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, Asisten I Kota Banda Aceh Zakaria, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN). Sekda Banda Aceh secara simbolis menyerahkan paket MBG kepada para siswa.

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, hadir langsung sebagai bentuk komitmen pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

Sebelum dibagikan, makanan bergizi yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlebih dahulu diuji oleh petugas BBPOM Aceh di lokasi kegiatan. Pengujian menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi kandungan bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan, seperti formalin, boraks, methanyl yellow, dan rhodamin B.

Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel negatif dari kandungan bahan berbahaya tersebut. Selain uji cepat di lapangan, petugas juga mengambil sampel untuk dilakukan pengujian mikrobiologi lanjutan di laboratorium BBPOM Aceh guna memastikan keamanan pangan secara menyeluruh.

“Kami ingin memastikan setiap pangan yang dibagikan kepada anak-anak benar-benar aman, bebas dari bahan berbahaya, dan memenuhi standar keamanan pangan. Generasi sehat dimulai dari pangan yang aman. Karena itu, pengawalan kami lakukan sejak sebelum makanan didistribusikan,” ujar Riyanto.

Baca juga: Produksi Sampah di Banda Aceh Selama Ramadhan Capai 260 Ton/Hari, Pedagang Diminta Bantu Pilah

Ia menambahkan, sinergi antara BBPOM Aceh dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan program MBG.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga jaminan keamanan. Kolaborasi ini adalah komitmen bersama dalam melindungi kesehatan generasi muda Aceh,” jelasnya.

Karena berlangsung pada bulan Ramadan, pembagian MBG dilaksanakan pukul 16.30 WIB usai Salat Ashar. Paket makanan kering siap saji tersebut diperuntukkan bagi siswa untuk berbuka puasa.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para siswa dan orang tua menyambut positif program tersebut. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, menyampaikan apresiasi atas peran aktif BBPOM Aceh yang melakukan pengujian langsung sebelum makanan didistribusikan.

“Kami berharap pengawasan ini dapat terus dilakukan demi menjamin keamanan pangan dan melindungi kesehatan generasi muda Aceh,” ujarnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved