Sabtu, 18 April 2026

Berita Banda Aceh

Meningkat Selama Ramadhan, Volume Sampah Capai 260 Ton/hari

“Dari total jumlah sampah yang masuk, terbanyak berupa sampah organik sisa makanan,  batok kelapa muda dan ampas tebu. Asnawi

Editor: mufti
IST
ILUSTRASI PETUGAS ANGKUT SAMPAH 
Ringkasan Berita:
  • Selama bulan suci ramadhan, jumlah produksi sampah mengalami peningkatan per harinya di Banda Aceh. 
  • Hari biasa produksi sampah hanya berkisar 258 ton/hari, selama ramadhan naik menjadi rata-rata 260 ton/hari yang masuk ke TPA Gampong Jawa. 
  • Dari total jumlah sampah yang masuk, terbanyak berupa sampah organik sisa makanan,  batok kelapa muda dan ampas tebu. 

“Dari total jumlah sampah yang masuk, terbanyak berupa sampah organik sisa makanan,  batok kelapa muda dan ampas tebu. Asnawi, Kabid Persampahan DLHL3 Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama bulan suci ramadhan, jumlah produksi sampah mengalami peningkatan per harinya di Banda Aceh. 

Jika pada hari biasa produksi sampah hanya berkisar 258 ton/hari, selama ramadhan naik menjadi rata-rata 260 ton/hari yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa. 

Peningkatan jumlah produksi sampah itu juga disusul dengan tingkat konsumsi masyarakat selama bulan suci ramadhan. Tak hanya itu, jumlah pedagang musiman juga ikut meningkat untuk menjajakan barang dagangannya. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota (DLHK) Banda Aceh, Hamdani, melalui Kabid Pengelolaan Persampahan, Asnawi mengatakan, di berdasarkan data yang dikumpulkan, sampah masuk ke TPA Gampong Jawa sejak 1-23 Februari 2026 rata-rata 258,58 ton/hari. Sementara sampah 1-5 ramadhan meningkat menjadi 260,18 ton/hari.

“Dari total jumlah sampah yang masuk, terbanyak berupa sampah organik sisa makanan,  batok kelapa muda dan ampas tebu. Selebihnya terdiri dari sampah plastik dan campuran,” kata Asnawi kepada Serambi, Selasa (24/2/2026).

Karenanya ia mengimbau kepada para pedagang untuk dapat mengemas sisa barang dagangannya. Jika bisa, para pedagang diminta sampah dagangan  untuk dipilah dan diletakkan ke dalam wadah agar tidak berserakan dan mudah diangkut oleh petugas kebersihan.

“Karena kemungkinan akan terus bertambah seiring penambahan pedagang musiman,” pungkasnya.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved