Berita Bireuen
Truk CPO Nekat Terobos Jembatan Kutablang
Ada beberapa truk, sepertinya rombongan, yang menerobos barikade secara paksa. Zulfan, Koordinator Lapangan BPTD Kelas II Aceh
Ringkasan Berita:
- Sejumlah truk tangki pengangkut CPO nekat menerobos barikade di Jembatan Kutablang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
- Aksi nekat tersebut kemudian viral di media sosial, lengkap dengan video dan beragam komentar.
- Dengan adanya kejadian ini, petugas semakin memperketat pemeriksaan tonase kendaraan dan resi timbangan sebelum melintasi Jembatan Kutablang.
Ada beberapa truk, sepertinya rombongan, yang menerobos barikade secara paksa. Zulfan, Koordinator Lapangan BPTD Kelas II Aceh
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejumlah truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) nekat menerobos barikade di Jembatan Kutablang, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Barikade berupa water barrier dipasang di sisi barat jembatan, tepat di tiang pembatas tinggi kendaraan yang diizinkan melintas. Pembatas itu berfungsi menghentikan truk besar agar sopir menunjukkan surat keterangan telah naik timbangan di Terminal Bus Peusangan. Namun, dalam insiden kemarin, sejumlah truk CPO tetap melaju dan menabrak pembatas tersebut.
Koordinator Lapangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, Zulfan, kepada Serambi, Selasa (24/2/2026) menjelaskan, ada lima truk CPO yang melakukan penerobosan di dekat portal sisi barat jembatan. Saat itu, petugas sedang memantau kondisi truk dan memeriksa surat keterangan timbangan. Tiba-tiba, sebuah truk tangki dari arah Banda Aceh melaju kencang. Petugas memberi tanda agar berhenti, tetapi truk justru tancap gas.
“Ada beberapa truk, sepertinya rombongan, yang menerobos barikade secara paksa,” ujarnya. Petugas BPTD sempat kewalahan menghadapi laju truk yang membahayakan keselamatan. Aksi nekat tersebut kemudian viral di media sosial, lengkap dengan video dan beragam komentar.
Menurut Zulfan, truk-truk itu tidak masuk timbangan di Terminal Peusangan. “Setiap truk besar diwajibkan masuk timbangan, terutama truk sumbu 1.2.2,” tegasnya. Terkait langkah penindakan, Zulfan menyebut pihaknya telah memanggil perusahaan dan sopir yang melanggar, sekaligus mengingatkan kembali aturan yang berlaku. Perusahaan terkait juga sudah memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui media sosial.
Dengan adanya kejadian ini, petugas semakin memperketat pemeriksaan tonase kendaraan dan resi timbangan sebelum melintasi Jembatan Kutablang. “Kalau tonase lebih dari 30 ton, tetap tidak boleh melintasi Jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang, Bireuen,” jelas Zulfan.
Ia mengingatkan, jika kasus serupa terulang, lantai jembatan bisa kembali jebol. Sebelumnya, jembatan Kutablang sudah beberapa kali mengalami kerusakan lantai, yang diduga akibat dilalui truk bertonase tinggi. Arus lalu lintas pun sempat disetop berulangkali kala itu. Jembatan ini baru dibangun pascabanjir bandang.(yus)
| Murid SD Sukma Bangsa Bireuen Gelar Kunjungan Edukatif ke Museum Rumah Aceh Pijay |
|
|---|
| Remaja Masjid Besar Samalanga Rombak Struktur dan Program Kerja |
|
|---|
| BAN-PT Asesmen Prodi Akuakultur FP Umuslim, Rektor Bidik Akreditasi Unggul |
|
|---|
| DPKP Bireuen Bersama Lintas Sektor Bersihkan Sampah di Objek Wisata Pantai Kuala Raja |
|
|---|
| DWP Aceh Peduli Serahkan Bantuan untuk ASN Korban Banjir Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Truk-CPO-Nekat-Terobos-Jembatan-Kutablang.jpg)