Kamis, 16 April 2026

Berita Bireuen

Ditinggal Pemilik Shalat Tarawih, Rumah Warga Jeunieb-Bireuen Terbakar

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat itu warga setempat sedang melaksanakan shalat tarawih, mereka mendengar teriakan anak-anak di sekitar...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/ Yusmandin Idris
KEBAKARAN RUMAH - Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb,  Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB.  

Ringkasan Berita:
  • Sebuah rumah permanen milik Zulkifli (60) dan istrinya Aina (63) di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa, 24 Februari 2026 malam.
  • Saat kebakaran, pemilik rumah bersama anaknya sedang shalat tarawih di meunasah berjarak 40 meter, sehingga tidak ada korban jiwa.
  • Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan keluarga. 
  • Warga hanya berhasil menyelamatkan mobil Suzuki Escudo dan Honda Vario yang berada di teras.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06
WIB.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istrinya Aina (63) serta seorang anak sedang shalat tarawih di meunasah yang berjarak sekitar 40 meter  di sebelah timur rumahnya.

Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan di ruangan depan sebagai usaha ekonomi keluarga hangus. 

Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan lagi di dalam rumah, semua habis terbakar.

Warga hanya dapat menyelamatkan satu unit mobil Suzuki Escudo dan satu Honda Vario berada di teras rumah korban dari sambaran kobaran api menyala besar.

Menyangkut penyebab kebakaran belum diketahui pasti.

Ada dugaan korsleting listrik karena api muncul di bagian atap ruangan depan.

Kronologi Kebakaran

Informasi diperoleh Serambinews.com, saat itu warga setempat sedang melaksanakan shalat tarawih, mereka mendengar teriakan anak-anak di sekitar meunasah ada rumah terbakar.

Mendengar teriakan kebakaran, warga yang sedang shalat tarawih yang hampir selesai segera bubar dan berlarian ke rumah tersebut serta memadamkan api dengan peralatan seadanya. 

Kemudian sejumlah warga termasuk keuchik setempat, melaporkan musibah tersebut ke Pos Damkar Simpang Mamplam dan juga Pos Induk Bireuen.

Usaha memadamkan api terus dilakukan.

Namun, usaha masyarakat memadamkan api sangat terbatas. 

Api meluas, terutama di bagian atas.

Baca juga: Satu Rumah Permanen di Lambiheu Aceh Besar Ludes Terbakar, Delapan Jiwa Mengungsi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved