Berita Aceh Besar
Curi Gabah Warga Indrapuri, Tiga Pelaku Ditangkap, Satu Babak Belur
Ketiga pelaku melancarkan aksi saat korban sedang melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Nasib apes menimpa tiga pelaku pencurian gabah padi milik warga di Desa Lampanah Ranjo, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/2/2026) malam.
Ketiga pelaku melancarkan aksi saat korban sedang melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid. Dengan bermodalkan mobil Innova Reborn rental BL 1309 LX, mereka mengangkut tiga karung padi ke dalam mobil.
Apesnya, aksi ketiganya kepergok warga setempat dan langsung menjadi sasaran amukan massa. Bahkan, satu di antaranya babak belur hingga tak sadarkan diri akibat dihajar massa dan dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina.
Kapolres Aceh Besar, AKBP Chairul Ikhsan, melalui Kapolsek Indrapuri, AKP Tri Andi Ana, membenarkan peristiwa tersebut. Ketiga pelaku kini sudah diamankan, dan satu di antaranya masih menjalani perawatan. Bahkan, dari ketiga pelaku, satu di antaranya masih di bawah umur.
“Benar, semalam kejadian di Gampong Lampanah Ranjo. Ketiga pelaku kepergok warga saat sedang mencuri padi,” kata Andi saat dikonfirmasi, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Perang Pakistan vs Taliban, 3 Kota Afghanistan Jadi Sasaran, Begini Perbandingan Kekuatan Militernya
Baca juga: Korupsi Dana Desa, JPU Kejari Aceh Singkil Tuntut Pj Keuchik Siompin Dipenjara dan Denda Rp 500 Juta
Ia mengatakan, masyarakat tersulut emosi atas perbuatan ketiga pelaku. Pasalnya, mereka mencuri tiga karung padi yang sudah dimasukkan ke dalam mobil saat sebagian masyarakat sedang salat tarawih.
Selain satu pelaku yang tampak babak belur hingga tak sadarkan diri, mobil rental yang disewa ketiganya juga menjadi sasaran amukan massa.
“Mereka diamankan di meunasah desa setempat. Masyarakat memadati area sekitar karena geram atas aksi ketiga pelaku,” ujarnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Terduga pelaku adalah MR (15), warga Montasik; MA (23), warga Lhokseumawe; dan MS (23), warga Kecamatan Kuta Malaka.
“Yang sudah berada di dalam mobil ada tiga karung. Masyarakat kemudian melakukan pemukulan terhadap pelaku,” katanya.
Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Aceh Besar. Sementara itu, terduga pelaku yang babak belur adalah MS.
| Antisipasi Pelanggaran Syariat, Polisi Syariat di Aceh Besar Masifkan Patroli Malam |
|
|---|
| Warga Ultimatum Penambang Emas Ilegal Stop Seluruh Aktivitas |
|
|---|
| Viral Video Kemunculan Buaya di Krueng Sarah, Begini Penjelasan BKSDA Aceh |
|
|---|
| Sungai Krueng Aceh Keruh, Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal 3 Hari Wajib Berhenti |
|
|---|
| Jadi Penyebab Krueng Aceh Keruh, Warga Jantho Ultimatum Tambang Emas Ilegal 3 Hari Wajib Berhenti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-Desa-Lampanah-Ranjo-Kecamatan-Indrapuri-memadati-lokasi-meunasah.jpg)