Rabu, 3 Juni 2026

Berita Bireuen

Korban Keracunan MBG di Bireuen Capai 140 Orang, Dominan Muntah & Diare

Jumlah korban dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Bireuen mencapai 140 orang, mayoritas anak-anak TK dan SD.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
KORBAN KERACUNAN MBG - Sejumlah pasien diduga keracunan MBG masih dalam perawatan di Puskesmas Jeunieb, Bireuen, Jumat (27/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jumlah korban dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Bireuen mencapai 140 orang, mayoritas anak-anak TK dan SD.
  • Gejala yang dialami berupa muntah, pusing, dan diare, dengan pasien tersebar di sejumlah puskesmas dan rumah sakit.
  • Sebagian besar sudah pulang setelah membaik, sementara hasil laboratorium masih ditunggu untuk memastikan penyebab keracunan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Jumlah anak-anak yang diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Bireuen, Aceh, terus bertambah hingga mencapai 140 orang.

Kasus ini terjadi pada dua kecamatan, yakni Kecamatan Simpang Mamplam dan Pandrah.

Laporan terbaru menyebutkan, bahwa sebagian besar pasien sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bireuen, dr Irwan, bersama sejumlah tenaga medis dari beberapa puskesmas dan rumah sakit yang menangani para korban.

Menurut data yang dihimpun, pasien tersebar di berbagai fasilitas kesehatan. 

Puskesmas Simpang Mamplam merawat 56 pasien, Puskesmas Pandrah 24 pasien, Puskesmas Samalanga 24 pasien, dan Puskesmas Jeunieb 13 pasien.

Baca juga: Belasan Siswa di Aceh Selatan Tumbang Usai Santap Menu MBG, SPPG Minta Maaf

Sementara itu, RSUD dr Fauziah Bireuen menerima 11 pasien, RS BMC Bireuen 8 pasien, RS Jeumpa Hospital 4 pasien, dan RSUD Pidie Jaya 1 pasien.

Gejala yang dialami para korban umumnya berupa muntah-muntah, pusing, dan diare.

Meski jumlah kasus cukup besar, seluruh pasien tertangani dengan baik, dan sebagian besar kondisinya sudah membaik.

Kepala UPTD Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani, SKM menjelaskan, bahwa dari 56 pasien yang sempat dirawat, 14 anak sudah dipulangkan. 

Sisanya masih dalam pemantauan, namun diperkirakan akan segera diperbolehkan pulang jika kondisi terus membaik.

Hal serupa juga terjadi di Puskesmas Jeunieb, di mana ada 13 pasien dirawat, termasuk seorang guru MIN 33 Bireuen bernama Fitriani (43).

Baca juga: 45 Anak di Simpang Mamplam Bireuen Diduga Keracunan MBG, Gejala Muntah-muntah dan Sudah Ambil Sampel

Ia dilaporkan ikut mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan kepada murid-muridnya, lalu mengalami gejala keracunan beberapa jam setelah berbuka puasa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved