Berita Aceh Timur
DLH Aceh Timur Minta Warga dan Pedagang tidak Buang Sampah di Luar TPS
DLH Aceh Timur menyoroti kebiasaan pedagang dan warga yang masih membuang sampah sembarangan di luar TPS, hingga meluber ke jalan.
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- DLH Aceh Timur menyoroti kebiasaan pedagang dan warga yang masih membuang sampah sembarangan di luar TPS, hingga meluber ke jalan.
- Volume sampah meningkat dari 70 ton menjadi 85 ton per hari selama Ramadhan, didominasi sisa konsumsi sahur, berbuka, dan dagangan pasar sore.
- DLH meminta masyarakat lebih disiplin membuang sampah ke dalam tong agar kota tetap bersih dan proses pengangkutan lebih cepat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Timur menyoroti perilaku buruk masyarakat dan pedagang yang masih membuang sampah sembarangan.
Meski fasilitas tempat pembuangan sementara (TPS) telah tersedia, banyak warga justru memilih melempar sampah di luar bak kontainer hingga meluber ke badan jalan.
Kondisi ini terlihat jelas di jalur dua kawasan pasar tradisional Idi Rayeuk, Senin (2/3/2026).
Sampah yang berserakan tidak hanya menimbulkan bau tak sedap, tetapi juga mengganggu arus lalu lintas karena posisi TPS yang berada tepat di jalur tersebut.
Kepala DLH Aceh Timur, Muslidar mengungkapkan, bahwa masalah utama bukan pada ketersediaan fasilitas.
Melainkan pada kebiasaan masyarakat yang enggan membuang sampah langsung ke dalam tong yang disediakan.
Baca juga: Sabang Didorong Ubah Sampah Jadi Bernilai, 65 Persen Limbah Rumah Tangga Organik
"Masih banyak yang membuang sampah ke TPS, tetapi bukan dimasukkan ke dalam tongnya,” beber dia.
“Mereka justru mencampakkannya begitu saja di depan TPS. Akibatnya, sampah berserakan dan menutupi jalur dua pasar," ujar Muslidar.
Masyarakat disinyalir sengaja membuang di pinggir jalan dengan harapan petugas kebersihan akan langsung memungutnya.
Namun, pola pikir ini justru menciptakan penumpukan yang tidak teratur dan merusak pemandangan kota.
Situasi ini diperparah dengan lonjakan volume sampah yang signifikan selama bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan data DLH Aceh Timur, produksi sampah harian yang biasanya berada di angka 70 ton, kini meroket menjadi 85 ton per hari.
Baca juga: Produksi Sampah di Banda Aceh Selama Ramadhan Capai 260 Ton/Hari, Pedagang Diminta Bantu Pilah
Kenaikan sebesar 15 ton tersebut didominasi oleh sisa konsumsi rumah tangga selama sahur dan berbuka.
tempat pembuangan sampah
buang sampah pada tempatnya
buang sampah
Stop Buang Sampah Sembarangan
DLH Aceh Timur
Aceh Timur
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Dermaga TPI Kuala Geulumpang Ambruk, Warga Julok-Aceh Timur Desak Perbaikan |
|
|---|
| Pimpin Upacara TMMD, Al- Farlaky Tekankan Sinergi dan Pemberdayaan Masyarakat |
|
|---|
| Aceh Timur Segera Punya UPT BPOM, 80 Persen Sudah Disetujui Pemda |
|
|---|
| Faisal Rizal Bawa Relawan Tiongkok–Malaysia Tembus Pedalaman Aceh Timur |
|
|---|
| Sepasang Suami Istri di Aceh Timur Meninggal Dunia Ditabrak Ford Everest |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/DLH-Atim-imbau-jangan-buang-sampah-di-luar-TPS.jpg)