Senin, 20 April 2026

Simeulue

PKS Aceh Tegaskan Komit Kawal Percepatan Infrastruktur Pulau Terluar

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menyatakan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan...

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
KUNJUNGAN KERJA - Sekum DPW PKS Aceh, Kasibun Daulay, mendampingi Anggota DPR RI Ghufran, dalam agenda kunjungan kerja dan silaturrahim ke Kabupaten Simeulue, Senin (2/3/2026). Dalam agenda tersebut, rombongan PKS bertemu langsung dengan Bupati Simeulue, Kapolres, serta Kajari Simeulue, di Pendopo Bupati. 
Ringkasan Berita:
  • Partai Keadilan Sejahtera Aceh berkomitmen mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Simeulue sebagai wilayah pulau terluar.
  • Komitmen itu disampaikan Sekretaris Umum DPW PKS Aceh, Kasibun Daulay, saat mendampingi Anggota DPR RI Ghufran dalam kunjungan kerja dan silaturahmi dengan jajaran pemerintah daerah.
  • PKS menegaskan akan mendorong perbaikan jalan dan jembatan melalui Komisi V DPR RI agar Simeulue mendapat perhatian konkret dari pemerintah pusat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh menyatakan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan pulau terluar Tanah Rencong.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPW PKS Aceh, Kasibun Daulay, saat mendampingi Anggota DPR RI Ghufran, dalam agenda kunjungan kerja dan silaturrahim ke Kabupaten Simeulue, Senin (2/3/2026). Dalam agenda tersebut, rombongan PKS bertemu langsung dengan Bupati Simeulue, Kapolres, serta Kepala Kejaksaan Negeri Simeulue di Pendopo Bupati.

Kasibun Daulay menegaskan, bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen PKS untuk memastikan daerah-daerah kepulauan, khususnya Simeulue sebagai wilayah terluar dan terdepan untuk mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Simeulue memiliki posisi strategis sebagai pulau terluar Indonesia. PKS memandang wilayah seperti ini tidak boleh tertinggal. Justru harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional,” ujar Kasibun Daulay.

Ia juga menyampaikan bahwa kehadiran PKS Aceh bukan sekadar silaturrahim, melainkan upaya konkret menyerap aspirasi masyarakat dan mensinergikan langkah pembangunan lintas sektor.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan infrastruktur menjadi perhatian utama, terutama kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses vital mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.

“Kami melihat langsung sejumlah titik infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius. Jalan dan jembatan bukan hanya soal konektivitas, tetapi menyangkut keselamatan, akses layanan dasar, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Simeulue,” tambahnya.

Baca juga: Warga Simeulue Tewas Diterkam Buaya, FJL Aceh Desak Pemerintah Bertindak Serius

Ia menambahkan, kehadiran Anggota DPR RI Dapil Aceh I dalam kunjungan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mendorong penguatan program pembangunan melalui Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur.

“PKS memiliki saluran politik dan kewenangan di tingkat pusat untuk mengawal aspirasi ini. Kami akan mendorong agar kebutuhan infrastruktur Simeulue mendapat perhatian konkret di Komisi V DPR RI,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan perwakilan rakyat untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Bagi PKS, memperjuangkan daerah terluar bukan pilihan, tetapi tanggung jawab. Simeulue harus maju, dan kami siap mengawalnya," pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved