Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Tarmizi Wanti-wanti Kebocoran PAD

“Kita harus memastikan tidak ada kebocoran. Semua potensi yang ada harus dikelola secara maksimal dan transparan.” Tarmizi

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI BARAT EDISI SELASA 20260303 
Ringkasan Berita:
  • Tarmizi SP meminta Satgas Optimalisasi PAD untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mewanti-wanti agar tidak bocor.
  • Tarmizi mengatakan optimalisasi PAD merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah di Indonesia.
  • Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan BUMD sebagai motor penggerak pengelolaan berbagai potensi ekonomi daerah.

“Kita harus memastikan tidak ada kebocoran. Semua potensi yang ada harus dikelola secara maksimal dan transparan.” Tarmizi, Bupati Aceh Barat 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP meminta Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dan mewanti-wanti agar tidak bocor.

Hal itu disampaikan saat memimpin rapat perdana Satgas Optimalisasi PAD di Ruang Rapat Teuku Umar, Setdakab Aceh Barat, Senin (2/3/2026). Tarmizi mengatakan optimalisasi PAD merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. 

“Selama ini kita menghadapi efisiensi anggaran dengan berbagai dinamika, baik nasional maupun global. Karena itu, daerah diminta lebih kreatif dalam memikirkan sumber PAD sebagai penopang kebutuhan pembangunan,” ujar Tarmizi.

Ia mengungkapkan, selama ini kontribusi PAD Aceh Barat masih tergolong rendah, yakni sekitar 11 persen dari total pendapatan daerah. Selebihnya, sekitar 89 persen, masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. 

Kondisi tersebut diperparah dengan melemahnya fiskal daerah dalam dua tahun terakhir. “Dengan kondisi fiskal yang lemah, satu-satunya solusi adalah memperkuat PAD. Inilah yang menjadi fokus utama kita dalam menindaklanjuti arahan Presiden,” tegasnya. 

“Karena itu, kita membentuk Satgas PAD yang melibatkan lintas sektor untuk merumuskan solusi konkret yang efektif tanpa memberatkan masyarakat,” tambah dia.

Menurut Tarmizi, masih terdapat sejumlah potensi PAD di Aceh Barat yang belum tergarap optimal, bahkan mengalami kebocoran. Ia menekankan bahwa dalam situasi fiskal yang terbatas, tidak boleh ada lagi sumber pendapatan daerah yang terbuang sia-sia.

“Kita harus memastikan tidak ada kebocoran. Semua potensi yang ada harus dikelola secara maksimal dan transparan,” katanya.

Aktifkan BUMD 

Sebagai bagian dari langkah strategis, Pemkab Aceh Barat juga akan mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar dapat berperan lebih optimal dalam mendongkrak PAD. 

Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan BUMD sebagai motor penggerak pengelolaan berbagai potensi ekonomi daerah.

“Kita serius menghidupkan kembali BUMD. Ke depan, seluruh potensi PAD, baik sektor laut, darat, pertambangan, maupun sektor lainnya, akan dikelola secara terintegrasi melalui BUMD,” ujar Tarmizi.(sb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved