Berita Bireuen
Jembatan Baili Uteun Bunta Peusangan Hampir Rampung
“Jembatan ini dibangun Polri untuk masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat membantu aktivitas warga sehari-hari, seperti ke kebun
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Jembatan Uteun Bunta, Peusangan, Bireuen yang putus akibat banjir pada Januari 2023 dan kembali diterjang banjir pada November 2025, kini sedang dibangun kembali dengan jembatan bailey.
- Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob pada Rabu (4/3/2026) hampir rampung, menyisakan proses pengecoran oprit jembatan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jembatan Uteun Bunta, Peusangan, Bireuen yang putus akibat banjir pada Januari 2023 dan kembali diterjang banjir pada November 2025, kini sedang dibangun kembali dengan jembatan bailey.
Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob pada Rabu (4/3/2026) hampir rampung, menyisakan proses pengecoran oprit jembatan.
Pantauan Serambinews.com, sejumlah warga bersama anggota Brimob terlihat mempersiapkan pengecoran oprit, sementara rangka jembatan bailey sudah terpasang.
Ps Pamin Ponbang Bag Log Rorenmin Ops Korps Brimob, Iptu Akhmad Nuryanto SH MM, mengatakan pembangunan jembatan ini merupakan perintah Kapolri.
“Jembatan ini dibangun Polri untuk masyarakat. Kehadirannya diharapkan dapat membantu aktivitas warga sehari-hari, seperti ke kebun, sekolah, pasar, dan kegiatan lainnya.
Jembatan bailey dipilih karena cepat dibangun dan mampu mendukung mobilitas warga secara sementara hingga ada pembangunan permanen,” ujarnya.
Jembatan tersebut memiliki panjang 21 meter dan mampu dilintasi truk dengan tonase hingga 30 ton. “Pekerjaan sekarang tinggal pengecoran oprit, selebihnya sudah selesai,” tambah Iptu Akhmad Nuryanto.
Beberapa waktu lalu, Kapolda Aceh bersama Wakapolda Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Dansat Brimobda Kombes Pol Zuhdi Batubara, Karo Log Polda Aceh, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, Bupati Bireuen H Mukhlis ST, Kasat Lantas Polres Bireuen AKP Aditya Hadmanto, serta sejumlah tokoh masyarakat meninjau langsung pembangunan jembatan tersebut.
Kehadiran unsur Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.
Kapolda menekankan pentingnya jembatan ini untuk mempercepat pemulihan akses transportasi, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial warga dapat kembali berjalan normal.
Dibangunnya jembatan tersebut sebagai solusi strategis untuk menghubungkan kembali akses antar desa yang sempat terputus akibat banjir dan erosi pada tahun 2025. Jembatan bailey dipilih karena sifatnya yang cepat
dibangun dan mampu mendukung mobilitas warga secara sementara hingga ada pembangunan permanen.
Jembatan tersebut panjangnya 21 meter dan dapat dilintasi truk dengan tonase 30 ton.
Jembatan Bailey
Dampak Banjir Bandang
Pascabanjir di Bireuen
Banjir di Bireuen
Jembatan Putus
Jembatan Putus di Bireuen
Serambinews.com
| Dinkes Bireuen Skrining Kesehatan Pegawai Kantor Camat Gandapura |
|
|---|
| Air Sungai Meluap, Penyeberangan Ulee Jalan dan Pante Lhong Terganggu |
|
|---|
| Sumur Bor Telah Dibangun di Puskesmas Cot Ijue Peusangan Bireuen |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Gelar Aksi Damai, Ini Tanggapan Bupati Saat Jumpai Pengunjuk Rasa |
|
|---|
| KGS Gelar Aksi Damai di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Hak Korban Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatan-baili-0403.jpg)