Jumat, 10 April 2026

Berita Banda Aceh

Program CSR Tiga Perusahaan Sawit di Aceh Berikan Dampak Nyata dan Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

Sepanjang tahun 2025, program CSR dari ketiga perusahaan itu telah menjangkau 31 desa di 9 kecamatan dan 4 kabupaten di Aceh. 

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/HO
Asisten Sustainability dan CSR PT Perkebunan Lembah Bhakti, Catur Wibowo memaparkan terkait program CSR yang menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi bersama media di Banda Aceh, Rabu (4/3/2026). 

Program CSR Tiga Perusahaan Sawit di Aceh Berikan Dampak Nyata dan Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Tiga perusahaan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Aceh, yakni PT Perkebunan Lembah Bhakti, PT Karya Tanah Subur, dan PT Tunggal Perkasa Plantations mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di sejumlah wilayah sekitar area operasional perusahaan.

Program CSR tersebut dijalankan melalui empat pilar utama, yaitu penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, serta pelestarian lingkungan.

Asisten Sustainability dan CSR PT Perkebunan Lembah Bhakti, Catur Wibowo, mengatakan program CSR menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan silaturahmi bersama media di Banda Aceh, Rabu (4/3/2026).

Berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat terus digulirkan di desa-desa sekitar kebun oleh 3 perusahaan tersebut. 

Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelaksanaan program CSR yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“CSR bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi wujud tanggung jawab kami untuk memastikan keberadaan perusahaan memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Catur.

Baca juga: Lahir dan Tumbuh di Kebun Sawit Aceh Singkil, Siswi Ini Lolos Beasiswa Perguruan Tinggi di Jakarta

Sepanjang tahun 2025, program CSR dari ketiga perusahaan itu telah menjangkau 31 desa di 9 kecamatan dan 4 kabupaten di Aceh

Seluruh program dirancang berdasarkan dialog dan pertemuan konsultatif dengan masyarakat agar pelaksanaannya sesuai kebutuhan serta potensi lokal masing-masing desa.

Program CSR dijalankan melalui empat pilar utama, yakni penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, dukungan pendidikan, serta pelestarian lingkungan.

Pada sektor ekonomi, perusahaan melakukan pendampingan kepada UMKM, kelompok tani, dan kelompok nelayan melalui bantuan permodalan, penyediaan sarana produksi, serta penguatan manajemen usaha dan pemasaran guna mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Di bidang kesehatan, program difokuskan pada penguatan Posyandu melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif dan pelatihan kader, serta sosialisasi kesehatan sebagai langkah promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Baca juga: Daycare di Perkebunan Sawit Aceh: Fasilitas Krusial untuk Mendukung Pekerja Perempuan dan Orangtua

Sementara pada sektor pendidikan, perusahaan menyalurkan dukungan berupa insentif honor guru dan bantuan sarana serta prasarana pembelajaran guna menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah sekitar wilayah operasional.

Adapun pada pilar lingkungan, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif pelestarian alam, termasuk rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir Aceh Singkil. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved