Banjir Landa Aceh
Dana Bantuan Rumah Rusak di Pijay Capai Rp 8,88 Miliar, Diserahkan Bupati
"Penyaluran tahap kedua ini merupakan bentuk komitmen pemerintah, guna memastikan rumah warga terdampak segera kembali layak huni," kata Bupati Pijay.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Pusat menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 8.880.000.000, untuk warga Pidie Jaya, yang berdampak dari bencana hidrometeorologi Siklon Senyar.
Dana Rp 8,88 miliar itu diserahkan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, didampingi Hasan Basri, untuk perbaikan rumah rusak sedang tahap dua kepada 296 KK.
Besaran bantuan rumah rusak sedang itu Rp 30.000.000 per rumah diserahkan simbolis, yang dilakukan secara virtual di Posko Gedung eks MTQ Bupati Pidie Jaya, Selasa (3/3/2026).
"Penyaluran tahap kedua ini merupakan bentuk komitmen pemerintah, guna memastikan rumah warga terdampak segera kembali layak huni," kata Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, kepada Serambinews.com, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, bantuan rumah rusak sedang sebagai wujud tanggung jawab pemerintah untuk mempercepat pemulihan.
"Kami ingin proses perbaikan berjalan tepat sasaran, transparan dan sesuai ketentuan. Sehingga masyarakat bisa segera menempati rumahnya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Wakil Bupati Pidie Jaya, Hasan Basri, menyebutkan, pentingnya sinergi semua pihak dalam mengawal proses rehabilitasi, agar tidak terjadi hambatan di lapangan.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memperbaiki bangunan fisik, sekaligus untuk memulihkan semangat hingga harapan masyarakat.
“Kami berharap dana itu, hendaknya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan hingga seluruh tahapan selesai,” tegasnya.
Baca juga: Zakat BFLF untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Tangis Haru Warnai Penyaluran
Dikatakan, program bantuan rumah rusak akan melibatkan dukungan BSI, guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan akuntabel.
Juga memastikan mekanisme pencairan dilakukan secara non-tunai untuk menjaga transparansi serta meminimalkan potensi penyimpangan.
Tak hanya itu, untuk mempercepat realisasi pembangunan kembali hunian warga terdampak.
Ia menambahkan, melalui penyaluran dana rumah rusak sedang tahap dua, Pemkab Pidie Jaya berharap proses rehabilitasi rumah rusak sedang dapat segera tuntas.
Dengan demikian, aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat kembali normal.
"Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemulihan menyeluruh pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana jika terjadi lagi," pungkasnya. (*)
rehab rumah rusak
usulan rumah rusak
kategori rumah rusak
penyaluran dana bantuan
Dana Bantuan Persiden
daftar korban banjir
pengungsi korban banjir
Serambinews.com
Serambinews
Pidie
| Warga Dibayar Harian untuk Pembersihan, Pemulihan Pascabencana Dikebut |
|
|---|
| Jembatan Wih Kanis Tak Kunjung Dibangun |
|
|---|
| TRK Minta Pusat Bangun Jembatan Alue Wakie |
|
|---|
| Korban Banjir Bertahan di Gubuk Darurat Beratap dan Dinding Terpal |
|
|---|
| Balai Pengajian Rusak, Ratusan Anak Penyintas Banjir di Aceh Utara Belum Bisa Mengaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-tertimbun-kayu-gelondongan-sisa-banjir-bandang.jpg)